IHSG Naik Ke Level 6.300 Ditopang Penguatan Saham Milik Para Konglomerat

Selasa, 21 Juli 2026 | 11:23:44 WIB
Ilustrasi IHSG (FOTO: NET)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak naik lagi selama sesi I aktivitas pasar hari ini, Selasa (21/7).

Laju indeks saham kembali menyentuh posisi 6.300 sejalan dengan menguatnya emiten-emiten kepunyaan konglomerat.

Sesuai data dari RTI Business, IHSG terangkat 1,41% ke angka 6.319,85 hingga sesi I berakhir hari ini.

Pergerakan indeks saham merangkak naik dari posisi 6.273,57 waktu sesi pembukaan pagi tadi.

Kini terdata volume aktivitas pasar sebesar 30,96 miliar dengan nominal transaksi mencapai Rp 11,07 triliun.

Seluruh frekuensi emiten yang ditransaksikan mencatatkan 1.762.226 kali di sepanjang sesi I hari ini.

Sektor perdagangan utama LQ45 juga terdata menguat 1,20% ke angka 635.283 sampai babak pertama transaksi hari ini.

Ada sekitar 387 saham menguat, 224 saham melemah, dan 181 saham stagnan.

Saham kelompok konglomerat selama sesi I turut tercatat menanjak.

Kepunyaan konglomerasi Bakrie Grup contohnya, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) terangkat 9,55% di angka Rp 436 per saham.

Kemudian kepunyaan pengusaha Prajogo Pangestu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) terangkat 7,46% ke harga Rp 720 per lembar saham.

Lalu kepunyaan konglomerat Agoes Projosasmito, PT Amman Mineral Internasional Tbk menguat 6,48% pada harga Rp 4.270 per lembar saham.

Adapun merujuk data aktivitas pasar dari Stockbit, terakumulasi transaksi beli investor luar (foreign buy) senilai Rp 2,98 triliun di paruh awal perdagangan hari ini.

Tapi terakumulasi transaksi jual investor luar (foreign sell) senilai Rp 2,76 triliun.

Kendati demikian, IHSG tetap membukukan net foreign buy senilai Rp 220,14 miliar.

Saham konglomerat turut terdata mendominasi nilai foreign buy pada sesi I hari ini.

Emiten kepunyaan konglomerasi Sinar Mas Group umpamanya, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), mencatatkan foreign buy sebanyak Rp 169,72 miliar.

Di peringkat kedua foreign buy terbesar terdapat pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar Rp 92,81 miliar.

Lalu pada peringkat ketiga kepunyaan Prajogo Pangestu, PT Petrosea Tbk (PTRO) mengantongi nilai foreign buy sebanyak Rp 41,48 miliar.

Terkini