Bitcoin Mengalami Penurunan 20 Persen Sepanjang Perdagangan Juni

Rabu, 01 Juli 2026 | 08:14:16 WIB
Ilustrasi bitcoin (sumber foto: NET)

AMERIKA SERIKAT - Aset kripto Bitcoin (BTC) diperdagangkan pada kisaran US$58.500 atau sekitar Rp1.043.289.000 dengan pelemahan sebesar 2,25% dalam waktu 24 jam terakhir. Dominasi pasar untuk Bitcoin (BTC.D) kini berada pada level 58,10%, sedangkan untuk total kapitalisasi pasar dari keseluruhan aset kripto mengalami penurunan sebesar 2,30% menuju angka US$2,01 triliun.

Di tengah kondisi pasar yang sedang mengalami pelemahan, beberapa altcoin terpantau masih berhasil mencetak lonjakan yang cukup signifikan. Peningkatan tertinggi dipimpin oleh Staika (STIK) dengan kenaikan sebesar 69,50%, yang kemudian diikuti oleh Rootstock Infrastructure Framework (RIF) yang naik 22,80% serta Taiko (TAIKO) yang menguat sebesar 22,50%. Sebaliknya, tekanan jual paling besar dialami oleh Infinit (IN) yang terperosok minus 46,40%, disusul oleh ETHGas (GWEI) yang melemah sebesar 27,12% dan juga Radiant Capital (RDNT) yang turun sebesar 25,85%.

Perdagangan pada bulan Juni resmi diakhiri oleh Bitcoin dengan mencatatkan penurunan sekitar 20% serta bergerak dalam rentang harga US$58.000 sampai US$73.900. Jika dilihat secara kuartalan, BTC turut membukukan pelemahan yang mencapai hampir 14% selama jalannya kuartal II 2026. Penurunan ini didorong oleh masifnya aksi jual dari pihak institusional yang terlihat dari adanya net outflow ETF Bitcoin yang mencapai US$4,75 miliar di sepanjang kuartal tersebut. Khusus untuk bulan Juni saja, arus dari dana keluar menyentuh angka US$4,29 miliar dan menjadi rekor outflow bulanan paling besar sejak produk ETF Bitcoin spot pertama kali dirilis pada Januari 2024.

Tekanan terhadap pergerakan harga Bitcoin terpantau masih terus berlanjut dalam waktu 24 jam terakhir setelah adanya data JOLTs Amerika Serikat yang memperlihatkan angka lowongan kerja periode Mei naik ke level 7,594 juta, yang merupakan posisi tertinggi dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Situasi ini semakin memperkuat asumsi pasar bahwa fundamental ekonomi AS saat ini masih berada dalam kondisi yang cukup solid, sehingga proyeksi mengenai pemotongan suku bunga acuan oleh The Fed dalam rentang waktu dekat kini kembali berkurang. Walaupun demikian, jika mengacu pada data historis, bulan Juli biasanya menjadi momentum pembalikan arah atau pemulihan bagi pergerakan Bitcoin dengan catatan rata-rata penguatan berada di kisaran 7,6%. Akan tetapi, para investor diimbau untuk tetap waspada mengingat kuartal ketiga secara historis merupakan fase dengan performa pergerakan yang paling lambat bagi BTC. Sepanjang perdagangan hari ini, harga Bitcoin diproyeksikan akan bergerak dalam rentang area antara US$57.000 hingga US$60.000.

Terkini