Realisasi KUR BRI Capai Rp12,71 Triliun, Cek Syarat Pengajuan UMKM 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 10:31:34 WIB
Ilustrasi bank bri (sumber foto: NET)

JAKARTA - Program Kredit Usaha Rakyat masih menjadi salah satu pilihan permodalan utama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menjadi salah satu lembaga perbankan yang paling aktif dalam menyalurkan pembiayaan bersubsidi ini. Lembaga perbankan ini mencatatkan diri sebagai penyalur modal usaha bersubsidi terbesar untuk kawasan Indonesia Timur dengan total realisasi menembus angka Rp12,71 triliun yang diberikan kepada 226.695 debitur. Capaian angka tersebut memperlihatkan besarnya ketertarikan masyarakat sektor usaha kecil terhadap permodalan dari pemerintah.

Bagi masyarakat yang berminat, terdapat sejumlah kriteria baku yang wajib dipenuhi oleh para calon debitur sebelum mengajukan permohonan modal usaha tersebut. Syarat pengajuan permodalan bersubsidi ini meliputi beberapa poin penting berikut:

Warga Negara Indonesia yang dibuktikan menggunakan e-KTP sah. Berusia paling rendah 21 tahun atau telah berstatus menikah. Mempunyai bidang usaha produktif yang telah berjalan sekurang-kurangnya selama 6 bulan. Tidak sedang dalam masa menerima kredit produktif dari perbankan lain, terkecuali jenis konsumtif seperti KPR atau KKB dengan riwayat pembayaran yang lancar. Mempunyai rekam jejak kolektibilitas perbankan yang bersih berdasarkan data SLIK OJK. Mempunyai dokumen legalitas legal seperti NIB, IUMK, atau Surat Keterangan Usaha yang sah. Wajib menyertakan NPWP bagi masyarakat yang memohon batas pinjaman di atas Rp50 juta.

Sebelum mendatangi kantor perbankan, masyarakat juga diminta untuk melengkapi seluruh berkas administrasi pendukung demi kelancaran proses pemeriksaan. Berkas-berkas penting yang wajib disiapkan oleh pemohon antara lain adalah:

e-KTP sebagai bukti identitas diri pemohon. Kartu Keluarga sebagai dokumen penguat identitas hubungan keluarga. Surat Nikah bagi pemohon yang sudah melepas masa lajang. NPWP untuk permohonan plafon kredit tertentu yang diwajibkan oleh pihak bank. NIB, IUMK, atau Surat Keterangan Usaha yang diterbitkan instansi berwenang sebagai bukti sah kegiatan operasional. Dokumen pendukung tambahan lain yang sekiranya diperlukan sesuai hasil penilaian petugas perbankan.

Fasilitas modal usaha ini memiliki klasifikasi produk yang beragam agar bisa disesuaikan dengan kapasitas dan keperluan finansial masing-masing pelaku usaha. Beberapa kategori produk modal bersubsidi yang disediakan adalah:

KUR Super Mikro dengan batas plafon pembiayaan mencapai Rp10 juta. KUR Mikro dengan rentang batas plafon di atas Rp10 juta sampai dengan Rp100 juta. KUR Kecil dengan kisaran batas plafon di atas Rp100 juta hingga maksimal Rp500 juta.

Penentuan nominal pinjaman akhir yang bisa diperoleh sepenuhnya didasarkan pada hasil pemeriksaan kelayakan bisnis serta penilaian kemampuan bayar dari calon nasabah.

Proses permohonan modal bersubsidi ini dapat dilakukan secara langsung dengan mendatangi unit kerja atau kantor cabang perbankan terdekat. Setelah seluruh berkas administrasi diserahkan, petugas perbankan akan melakukan proses validasi berkas, peninjauan rekam jejak kredit, serta peninjauan langsung ke lokasi tempat usaha calon nasabah. Apabila hasil penilaian dari seluruh tahapan pengujian tersebut dinyatakan lolos dan memenuhi kriteria, maka proses pinjaman akan diteruskan hingga ke tahapan pencairan dana modal kerja.

Fasilitas permodalan ini sangat diminati oleh kalangan pengusaha kecil karena menerapkan tingkat suku bunga yang sangat terjangkau berkat adanya subsidi dari pemerintah. Ditambah lagi, batas pinjaman yang besar serta jangka waktu pembayaran yang luwes membuat bantuan modal ini sangat efektif untuk menyokong kebutuhan modal kerja harian maupun ekspansi investasi usaha.

Pencapaian angka penyaluran permodalan yang besar di wilayah Indonesia Timur menegaskan peran penting pembiayaan ini dalam mendorong roda ekonomi sektor mikro. Melalui catatan penyaluran modal yang menyentuh angka Rp12,71 triliun bagi ratusan ribu nasabah, lembaga perbankan ini memperkokoh posisinya sebagai penyalur modal usaha bersubsidi paling dominan di wilayah tersebut. Kelengkapan dokumen administratif sangat disarankan untuk dipastikan kembali sebelum mengajukan permohonan agar dapat mempercepat validasi data sekaligus meningkatkan peluang disetujuinya pinjaman.

Terkini