Kredit Perbankan Sulawesi Utara Catat Pertumbuhan Sebesar 6,97 Persen

Senin, 29 Juni 2026 | 13:24:05 WIB
Ilustrasi Kepala OJK Sulutgo Robert Sianipar, di Manado (sumber foto: NET)

MANADO - Penyaluran kredit perbankan yang beroperasi di wilayah Sulawesi Utara mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 6,97 persen per April 2026.

Pada bulan April 2026, total penyaluran kredit di daerah tersebut menyentuh angka Rp57,77 triliun. Jumlah ini memperlihatkan adanya kenaikan sebesar 6,97 persen jika disandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang tercatat senilai Rp54,01 triliun.

Apabila dibandingkan dengan bulan sebelumnya, realisasi ini juga memperlihatkan tren peningkatan sebesar 1,01 persen. Angka tersebut bergerak naik dari Rp57,19 triliun pada Maret 2026 menjadi Rp57,77 triliun pada April 2026.

Kredit yang tumbuh ini mencerminkan bahwa intermediasi di sektor perbankan masih terjaga.

Meski begitu, rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) di Provinsi Sulawesi Utara berada pada angka 2,93 persen.

Kondisi rasio NPL di wilayah tersebut dinilai masih aman karena berada di bawah ambang batas lima persen. Namun, rasio ini tercatat lebih tinggi bila dibandingkan dengan angka NPL nasional yang berada di level 2,32 persen, sehingga mengindikasikan tingkat risiko kredit di provinsi tersebut tergolong cukup tinggi.

"Kami terus mengimbau kepada perbankan agar menjaga kualitas kredit dan penuh kehati-hatian, karena yang disalurkan adalah uang masyarakat," ujarnya.

Terkini