Pemerintah Setujui Tenor KPR 40 Tahun Saham Properti Langsung Melesat

Jumat, 26 Juni 2026 | 12:55:39 WIB
Ilustrasi kpr subsidi (sumber foto: NET)

JAKARTA - Performa saham properti mendadak bergairah sepanjang perdagangan Kamis (25/6/2026). Hal ini terjadi selepas kabar mengenai perpanjangan tenor Kredit Pemilikan Rumah (KPR) hingga 40 tahun mendapatkan persetujuan dari pihak pemerintah.

Pemerintah resmi menyetujui perpanjangan tenor KPR untuk rumah subsidi hingga 40 tahun. Langkah ini menjadi tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai implementasi skema KPR FLPP. Pembahasan mendalam juga telah dilakukan guna mencakup aspek uang muka (DP), besaran angsuran, serta tingkat keterjangkauan masyarakat.

Pemerintah ikut mengkaji skema angsuran berkisar Rp500 ribuan per bulan lewat penerapan suku bunga berjenjang. Sementara itu, untuk rumah susun subsidi ditargetkan memiliki angsuran sekitar Rp700 ribuan per bulan melalui mekanisme serupa.

“Komite Tapera menyetujui sejumlah kebijakan penting, termasuk mempertahankan suku bunga FLPP rumah tapak sebesar 5%, suku bunga rumah susun subsidi sebesar 6%, serta membuka peluang implementasi tenor pembiayaan hingga 40 tahun guna meningkatkan keterjangkauan masyarakat,”

Berdasarkan data pasar modal, saham PT Ciputra Development Tbk (CTRA) melesat tinggi mencapai 8,41% ke posisi Rp580/saham. IDX Properti yang menjadi sektor penampung saham real estate atau perumahan serta pengembang properti ikut mencatat kenaikan 1,81% point–to–point pada penutupan perdagangan hari Kamis.

Berikut adalah daftar pergerakan saham–saham properti pada perdagangan Kamis (25/6/2026):

PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) melesat 33,9% di posisi Rp71/saham PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) melesat 9,22% di posisi Rp154/saham PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) menguat 8,88% di posisi Rp368/saham PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) melesat 8,45% di posisi Rp308/saham PT Ciputra Development Tbk (CTRA) melesat 8,41% di posisi Rp580/saham

PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) melesat 7,78% di posisi Rp1.940/saham PT Kota Satu Properti Tbk (SATU) melesat 5,93% di posisi Rp286/saham PT PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE) menguat 5,36% di posisi Rp59/saham PT Trimitra Propertindo Tbk (LAND) menguat 3,92% di posisi Rp53/saham PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) menguat 3,65% di posisi Rp995/saham

PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) menguat 3,36% di posisi Rp246/saham PT Sentul City Tbk (BKSL) menguat 3,28% di posisi Rp63/saham PT Makmur Berkah Amanda Tbk (AMAN) menguat 3,08% di posisi Rp268/saham PT Megapolitan Developments Tbk (EMDE) menguat 2,94% di posisi Rp70/saham PT Pudjiadi Prestige Tbk (PUDP) menguat 2,78% di posisi Rp296/saham

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) menguat 2,71% di posisi Rp570/saham PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) menguat 2,65% di posisi Rp116/saham PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN) menguat 5,36% di posisi Rp59/saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) menguat 1,93% di posisi Rp6.600/saham PT Bumibenowo Sukses Sejahtera Tbk (BBSS) menguat 1,06% di posisi Rp95/saham

Dalam Rapat Komite Tapera di Jakarta, disepakati sejumlah langkah strategis untuk mempercepat penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sekaligus mendukung pencapaian Program 3 Juta Rumah. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan bahwa kebijakan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah dalam menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Kami konsisten sebagaimana arahan Presiden Prabowo untuk suku bunga rumah subsidi tapak tetap 5 persen, rumah susun subsidi 6 persen dengan tenor bisa 40 tahun,”

Lewat peluncuran berbagai kebijakan baru ini, pemerintah mengaku optimis target penyaluran FLPP sebanyak 350.000 unit rumah pada tahun 2026 dapat terealisasi. Langkah ini sekaligus memperkuat pelaksanaan Program 3 Juta Rumah sebagai salah satu agenda strategis nasional demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Terkini