IHSG Berpotensi Turun ke Level 5.750 serta Rekomendasi Saham Hari Ini

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:35:26 WIB
Ilustrasi ihsg (sumber foto: NET)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih memiliki kecenderungan untuk bergerak melemah pada sesi perdagangan Kamis, 25 Juni 2026. Pergerakan indeks saham diperkirakan berada pada batas resistance 6.000, pivot 5.800, serta support 5.700. Kendati demikian, terdapat lima saham pilihan yang dinilai tetap memiliki potensi untuk mencetak keuntungan bagi para investor, termasuk di antaranya MIKA.

Pada sesi perdagangan Rabu, 24 Juni 2026, IHSG sebelumnya sudah ditutup terkoreksi sebesar 3,5 persen menuju level 5.883,8. Pelemahan tersebut terjadi akibat sentimen negatif dari peringatan MSCI, merosotnya nilai komoditas logam, hingga tren penguatan mata uang dolar AS. Secara analisis teknikal, posisi indeks saat ini sudah menembus level psikologis 6.000 yang ditandai dengan penurunan grafik histogram positif MACD dan indikator stochastic RSI yang menunjukkan posisi Death Cross pada area overbought.

“Dengan demikian, IHSG hari ini berpeluang uji level 5.750. Namun, koreksi harga minyak berpotensi menjadi faktor positif karena mengurangi tekanan pada defisit APBN,”

Di sisi lain, terdapat rencana konsolidasi sejumlah badan usaha milik negara di sektor logistik oleh PT Pos Indonesia yang akan diintegrasikan ke dalam PT Multi Terminal Indonesia (MTI). Proses penggabungan yang melibatkan total sembilan perusahaan logistik pelat merah ini ditargetkan dapat berjalan mulai 1 Juli 2026 demi meningkatkan efisiensi operasional dan memperluas skala bisnis di tingkat nasional. PT MTI sendiri merupakan entitas anak usaha dari PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL) yang berada di bawah naungan PT Pelabuhan Indonesia (Persero). Melalui fase kedua dari program konsolidasi ini, porsi kepemilikan saham pada MTI nantinya bakal diserahkan secara penuh kepada PT Pos Indonesia (Persero).

Kondisi penurunan peringkat daya saing nasional dalam IMD World Competitiveness Ranking 2026 dari urutan 40 ke posisi 48 juga menjadi perhatian. Pihak pemerintah menegaskan bakal segera melangsungkan proses peninjauan secara komprehensif, termasuk mengoptimalkan peran tim debottlenecking guna memetakan segala kendala yang mengganggu iklim investasi serta performa daya saing negara.

“Jika kendala tersebut tidak segera diperbaiki dan daya saing Indonesia tidak meningkat, maka berpotensi akan berpengaruh terhadap iklim investasi dan perdagangan yang dapat menghambat pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi,”

Berikut merupakan daftar pilihan saham yang direkomendasikan untuk hari ini:

MIKA

AADI

MYOR

BFIN

UNVR

Terkini