Ancam Turun Kelas oleh MSCI Buat IHSG Berpotensi Uji Level 5.750

Ancam Turun Kelas oleh MSCI Buat IHSG Berpotensi Uji Level 5.750
Ilustrasi ihsg (sumber foto: NET)

JAKARTA - Indeks harga saham gabungan atau IHSG berpeluang menguji angka 5.750 pada perdagangan hari Kamis. Pada transaksi hari Rabu kemarin, indeks saham domestik ditutup anjlok ke posisi 5.883,8 atau mengalami penurunan sebesar 3,5 persen, walaupun sempat menguat di zona hijau saat pembukaan. Berdasarkan perkiraan sebelumnya, hasil evaluasi klasifikasi pasar tahunan MSCI tetap memposisikan Indonesia pada kelompok Emerging Market.

Meski begitu, MSCI bakal terus mengawasi konsistensi dan efektivitas penerapan reformasi pasar modal domestik yang dikerjakan oleh regulator bursa. Jika proses evaluasi indeks MSCI pada November 2026 nanti tidak memperlihatkan kemajuan yang berarti, terdapat risiko penurunan status kelas Indonesia dari Emerging Market menjadi Frontier Market. Situasi ini direspons secara negatif oleh para pelaku pasar modal, khususnya saat bursa minim sentimen positif.

Melalui analisis teknikal, pergerakan indeks saham terlempar ke bawah batas psikologis 6.000 yang dibarengi penurunan histogram positif MACD serta indikator stochastic RSI yang memicu pola Death Cross di area jenuh beli. “Sehingga IHSG berpeluang uji level 5.750 pada perdagangan Kamis (25/6/2026),” dalam ulasan yang dirilis pada hari Rabu.

Di sisi lain, muncul prediksi bahwa pergerakan indeks saham masih rawan melanjutkan tren koreksi untuk menguji rentang wilayah di angka: 5.723-5.847

Akan tetapi setelah fase itu terlewati, masih ada indikasi kesempatan untuk indeks saham berbalik arah menguat menuju target kisaran di angka: 6.548-6.782

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index