Simulasi Angsuran KUR BRI Juni 2026 Terbaru untuk Plafon 70 Juta

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:35:25 WIB
Ilustrasi pinjaman umkm (sumber foto: NET)

JAKARTA - Tabel KUR BRI Juni 2026 dengan plafon pinjaman Rp 70 juta saat ini tengah banyak dicari oleh para pelaku UMKM yang memerlukan suntikan modal tambahan guna mengembangkan bisnis mereka. Mempelajari simulasi angsuran sejak awal sangat krusial bagi calon debitur agar bisa menakar kemampuan dalam membayar cicilan bulanan, sehingga potensi gangguan pada perputaran kas usaha dapat dihindari. Hingga kini, KUR BRI masih memegang posisi sebagai salah satu opsi pembiayaan modal yang paling diminati oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

Program ini menawarkan suku bunga yang tergolong ringan, yaitu berada di kisaran 6 persen per tahun. Selain itu, jangka waktu pengembalian yang disediakan juga sangat fleksibel hingga mencapai 60 bulan, sehingga nilai cicilan dapat disesuaikan dengan kondisi keuangan. Pilihan masa tenor yang semakin panjang akan membuat angsuran per bulan terasa lebih ringan, meskipun total akumulasi bunga yang dibayarkan hingga masa kredit selesai akan menjadi lebih besar jika dibandingkan dengan pilihan tenor yang pendek.

Bagi yang ingin mengetahui besaran cicilan nominal dari pinjaman Rp 70 juta tersebut, berikut adalah rincian lengkap simulasi angsurannya dengan perhitungan asumsi bunga efektif sekitar 6 persen per tahun:

12 bulan: Rp 6.056.872

18 bulan: Rp 4.107.949

24 bulan: Rp 3.134.081

36 bulan: Rp 2.161.397

48 bulan: Rp 1.676.237

60 bulan: Rp 1.386.084

Merujuk pada simulasi di atas, pembayaran bulanan yang paling ringan untuk nominal Rp 70 juta ada pada pilihan jangka waktu 60 bulan dengan biaya berkisar Rp 1,38 juta per bulan. Sebaliknya, bagi yang mengambil tenor paling pendek yaitu satu tahun, beban angsuran bulanan menyentuh angka di atas Rp 6 juta. Skema angka ini sifatnya hanya berupa simulasi awal karena nilai nominal pastinya nanti bisa saja berbeda tergantung dari hasil analisis kelayakan kredit, kebijakan internal pihak perbankan, serta biaya-biaya administrasi lain yang ada saat proses pengajuan.

Selain plafon tersebut, pihak bank juga menyediakan beragam variasi plafon kredit lain yang dapat disesuaikan berdasarkan skala kebutuhan modal tempat usaha masing-masing. Di bawah ini adalah daftar lengkap tabel angsuran terbaru untuk masa penawaran Juni 2026:

Pinjaman Rp 1 Juta

12 bulan: Rp 86.527

18 bulan: Rp 58.685

24 bulan: Rp 44.773

36 bulan: Rp 30.877

48 bulan: Rp 23.946

60 bulan: Rp 19.801

Pinjaman Rp 5 Juta

12 bulan: Rp 432.634

18 bulan: Rp 293.425

24 bulan: Rp 223.863

36 bulan: Rp 154.385

48 bulan: Rp 119.731

60 bulan: Rp 99.006

Pinjaman Rp 10 Juta

12 bulan: Rp 865.267

18 bulan: Rp 586.850

24 bulan: Rp 447.726

36 bulan: Rp 308.771

48 bulan: Rp 239.462

60 bulan: Rp 198.012

Pinjaman Rp 20 Juta

12 bulan: Rp 1.730.535

18 bulan: Rp 1.173.700

24 bulan: Rp 895.452

36 bulan: Rp 617.542

48 bulan: Rp 478.925

60 bulan: Rp 396.024

Pinjaman Rp 30 Juta

12 bulan: Rp 2.595.802

18 bulan: Rp 1.760.550

24 documentation: Rp 1.343.177

36 bulan: Rp 926.313

48 bulan: Rp 718.387

60 bulan: Rp 594.036

Pinjaman Rp 40 Juta

12 bulan: Rp 3.461.070

18 bulan: Rp 2.347.399

24 bulan: Rp 1.790.903

36 bulan: Rp 1.235.084

48 bulan: Rp 957.850

60 bulan: Rp 792.048

Pinjaman Rp 50 Juta

12 bulan: Rp 4.326.337

18 bulan: Rp 2.934.249

24 bulan: Rp 2.238.629

36 bulan: Rp 1.543.855

48 bulan: Rp 1.197.312

60 bulan: Rp 990.060

Melalui kehadiran simulasi komparatif ini, para pemilik usaha kecil dapat melakukan perbandingan mendalam terhadap pelbagai pilihan nominal plafon serta tenor sebelum memantapkan diri mengirimkan aplikasi pembiayaan. Proses perencanaan matang ini sangat dianjurkan agar jenis pinjaman yang kelak ditandatangani benar-benar sejalan dengan kebutuhan operasional serta kapasitas finansial dalam membayar kembali.

Bagi yang berniat mengajukan permohonan kredit pinjaman, terdapat beberapa kriteria baku serta persyaratan dokumen administratif yang wajib dipenuhi oleh calon nasabah, yaitu:

Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah.

Memiliki usaha produktif dan layak yang telah berjalan setidaknya 6 bulan.

Tidak sedang menerima kredit produktif dari perbankan lain.

Menyiapkan dokumen berupa e-KTP, Kartu Keluarga (KK), serta dokumen legalitas usaha seperti NIB, IUMK, atau Surat Keterangan Usaha (SKU).

Menyertakan NPWP untuk pengajuan pinjaman di atas Rp 50 juta.

Dalam kondisi tertentu, pihak bank dapat meminta jaminan tambahan sesuai hasil evaluasi dan analisis kelayakan kredit.

Terkini