JAKARTA - Harga Ethereum hari ini mengalami penurunan sebesar 3,16 persen dalam 24 jam terakhir. Dalam kurun waktu 1 jam terakhir, aset kripto ini juga mengalami pelemahan sebesar 0,12 persen, sementara sepanjang sepekan terakhir telah merosot hingga 8,13 persen. Saat ini nilainya berada di angka 1.617,47 dollar AS atau berkisar Rp 29 juta dengan asumsi kurs Rp 17.952.
Nilai total kapitalisasi pasar pasar Ethereum sekarang berada di angka 195 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 3.501 triliun. Secara rata-rata per 24 jam, pergerakan nilainya mencatatkan penurunan sebesar 3,47 persen. Grafik pergerakan aset kripto ini sendiri sudah mulai menunjukkan tanda-tanda melemah sejak hari kemarin.
Pada malam hari kemarin, aset kripto ini sempat anjlok ke titik 1.589,8 dollar AS atau setara Rp 28,5 juta. Berlanjut pada pagi hari ini, pergerakannya masih terus bertahan di zona merah dan berada di angka 1.615,2 dollar AS atau sekitar Rp 29 juta. Kondisi ini terjadi akibat sentimen negatif dari penurunan harga komoditas emas yang ikut memengaruhi pasar.
Secara akumulatif, penurunan nilai aset kripto ini mencapai 3,25 persen menjadi 1.615,42 dollar AS dalam 24 jam, selaras dengan aksi jual massal yang dipimpin oleh Bitcoin. Aset kripto ini menunjukkan hubungan korelasi yang sangat kuat mencapai 86 persen dengan komoditas emas. Hal tersebut mengindikasikan bahwa pergerakan pasarnya saat ini sangat didorong oleh faktor makroekonomi global. Apabila Bitcoin mampu stabil di atas angka 60.000 dollar AS, maka nilai Ethereum diperkirakan dapat bertahan di kisaran 1.600 dollar AS.