JAKARTA - Indeks diperkirakan bergerak mixed dalam rentang terbatas hari ini setelah mengalami rebound dan tertahan di sekitar level last high pada posisi 6.287. Keberhasilan menembus dan bertahan di level tersebut akan membuka peluang indeks membentuk pola rounding bottom dengan target menuju 7.439. Sebaliknya, jika gagal melewati rentang 6.287, terbuka potensi koreksi jangka pendek menuju area support di 5.800/5.700. Untuk jangka panjang, IHSG diproyeksikan telah menyelesaikan wave (C) dari wave [Y] dari wave II. Adapun pergerakan indeks hari ini berdasarkan pivot point berada pada area berikut: Support 6.222/6.268 Resistance 6.124/6.072
Reaksi pasar terhadap penurunan penilaian Information Flow pada review terbaru MSCI terbilang cukup tangguh. IHSG bergerak variatif dan ditutup menguat tipis +0,08 persen dengan nilai transaksi reguler yang menembus Rp24,6 triliun, di mana BBCA (+3,7 persen) menjadi salah satu motor utama penggerak indeks. Ke depan, pasar diprediksi masih akan menghadapi volatilitas tinggi menjelang dua agenda penting, yakni FTSE Rebalancing pada 22 Juni dan MSCI Market Classification Review pada 23 Juni.
BBCA menjadi salah satu saham yang memperlihatkan pergerakan relatif lebih kokoh dibandingkan pasar dalam beberapa waktu belakangan. "Seperti yang telah kami bahas pada 12 Juni, saham blue chip perbankan berpotensi menjadi salah satu pihak yang diuntungkan menjelang keputusan MSCI. Dengan probabilitas downgrade Indonesia ke Frontier Market yang dinilai rendah, pengumuman MSCI pada 23 Juni (baru dapat diterima pasar 24 Juni) berpotensi menjadi katalis lanjutan bagi momentum penguatan BBCA dan saham-saham perbankan besar lainnya."