Realisasi KUR BRI Capai Rp84,36 Triliun hingga Bulan Mei Tahun 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:44:21 WIB
Ilustrasi Petani Membajak Sawah (sumber foto: NET)

JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk secara berkelanjutan mempertegas komitmennya dalam menyokong pertumbuhan ekonomi masyarakat lewat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sebagai institusi perbankan yang berfokus pada pemberdayaan UMKM, bank ini secara konsisten memperlebar akses permodalan bagi para pelaku usaha di beragam wilayah demi memacu produktivitas, membuka lapangan pekerjaan baru, serta memperkokoh sektor riil sebagai basis utama perekonomian domestik.

Capaian penyaluran KUR dari periode Januari sampai Mei 2026 sudah menyentuh angka Rp84,36 triliun, atau setara dengan 46,87 persen dari target keseluruhan alokasi tahun 2026 yang berada di angka Rp180 triliun. “Mayoritas penyaluran tersebut diarahkan ke sektor-sektor produktif yang memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, dengan porsi mencapai 67,18 persen dari total KUR yang telah disalurkan,” ujarnya.

Selaras dengan langkah memperkokoh ketahanan pangan di tingkat nasional, sektor pertanian sukses menjadi bidang penerima kucuran dana terbesar dengan nominal pembiayaan menembus Rp35,91 triliun. Angka tersebut memperlihatkan keseriusan dalam menyokong produktivitas para petani sekaligus memperkuat bidang yang menjadi pilar pangan serta penggerak roda ekonomi di daerah-daerah.

Distribusi dana KUR ini memegang andil yang sangat strategis dalam mendongkrak ekonomi rakyat lewat perluasan jangkauan permodalan bagi pelaku usaha. “KUR bukan sekadar instrumen pembiayaan, tetapi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional dari tingkat akar rumput. Penyaluran yang diarahkan ke sektor-sektor produktif, khususnya pertanian, diharapkan mampu meningkatkan produktivitas usaha masyarakat sekaligus memperkuat basis ekonomi daerah dan mendukung agenda ketahanan pangan nasional. Melalui akses pembiayaan yang semakin inklusif dan tepat sasaran, UMKM dan pelaku usaha dapat tumbuh lebih kuat, menciptakan lapangan kerja, serta memberikan kontribusi yang berkelanjutan bagi perekonomian nasional,” ujarnya.

Apabila dihitung secara total dari tahun 2015 hingga Mei 2026, lembaga perbankan ini telah mengucurkan KUR dengan nilai total Rp1.520 triliun kepada lebih dari 48,1 juta masyarakat penerima manfaat di seluruh penjuru Indonesia. Hasil optimal ini menunjukkan keteguhan dalam memperluas jangkauan inklusi keuangan sekaligus menempatkan UMKM sebagai roda penggerak utama ekonomi nasional.

Terkini