JAKARTA – Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 2026 masih menjadi pilihan utama bagi pelaku usaha yang mencari modal terjangkau dengan suku bunga efektif 6% per tahun. Pilihan plafon yang ditawarkan berkisar antara Rp1 juta sampai Rp500 juta, serta pengajuannya dapat diproses secara daring via HP tanpa harus datang mengantre di kantor bank. Program ini hadir sebagai opsi strategis demi menyokong kebutuhan modal tambahan bagi para pelaku UMKM.
Langkah pemerintah dalam menyediakan subsidi bunga membuat tarifnya tetap stabil di angka 6% khusus untuk pinjaman pertama, yang nilainya jauh lebih ringan daripada kredit komersial biasa berbungaan 12–20% per tahun. Anggaran subsidi tersebut disalurkan langsung kepada BRI selaku institusi perbankan pelaksana utama dalam pendistribusian program KUR secara nasional.
Pihak bank menyediakan tiga kategori KUR dengan spesifikasi tersendiri:
KUR Super Mikro: plafon maksimal Rp10 juta, bunga 6%, tenor 3–5 tahun, tanpa agunan, tanpa syarat lama usaha jika ikut pelatihan Rumah BUMN.
KUR Mikro: plafon Rp10 juta–Rp100 juta, bunga 6%, tenor 4–5 tahun, tanpa agunan, minimal usaha 6 bulan.
KUR Kecil: plafon Rp100 juta–Rp500 juta, bunga 6%, tenor 4–5 tahun, wajib agunan sertifikat atau BPKB, minimal usaha 6 bulan.
Sebagai catatan esensial, tingkat bunga 6% ini hanya diberlakukan pada pengajuan pinjaman yang pertama. Apabila nasabah melakukan pendaftaran untuk kedua kalinya maka bunga naik menjadi 7%, kemudian berlanjut menjadi 8% untuk yang ketiga, serta menyentuh 9% pada pengajuan yang keempat.
Kelengkapan berkas untuk kategori KUR Mikro tergolong mudah, yakni cukup menyiapkan KTP, Kartu Keluarga, beserta Surat Izin Usaha (SKU/NIB). Sementara itu, ketetapan bagi KUR Kecil diberlakukan lebih ketat karena mengharuskan adanya jaminan berupa sertifikat tanah maupun BPKB, ditambah kewajiban menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Gambaran simulasi pembiayaan KUR BRI 2026 memberikan ilustrasi cicilan tetap tiap bulan dengan acuan bunga 6% setahun, seperti pinjaman Rp5 juta berdurasi 12 bulan dengan angsuran Rp432.000, atau nominal Rp20 juta berdurasi 36 bulan senilai Rp640.000.
Prosedur pengajuan mandiri dapat diakses lewat aplikasi BRImo dengan melakukan login, mengakses menu Pinjaman, memilih opsi KUR, melengkapi data diri serta profil usaha, mengunggah dokumen, menentukan nominal serta jangka waktu kredit, lalu mengirimkannya. Pilihan jalur lain dapat dilewati dengan mengunjungi laman kur.bri.co.id memakai verifikasi NIK dan kode OTP.
Fasilitas KUR Super Mikro dan KUR Mikro dengan limit hingga Rp100 juta tidak membebankan agunan tambahan, sedangkan pengajuan KUR Kecil di rentang Rp100 juta–Rp500 juta dipersyaratkan menyertakan agunan. Proses permohonan berpotensi ditolak apabila data tidak selaras dengan catatan Dukcapil, operasional usaha belum mencukupi batas waktu minimum, pemohon sedang terikat KUR lain, atau keberadaan tempat usaha gagal diverifikasi sewaktu survei lapangan.