JAKARTA - Generasi Z dan milenial terpantau semakin agresif dalam memburu hunian dengan memanfaatkan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Data terbaru menunjukkan bahwa porsi debitur dari kelompok usia muda ini telah mendominasi hingga mencapai 95,3 persen dari total nasabah.
Untuk mendukung tren positif tersebut, kini dilakukan kolaborasi strategis dengan platform Rumah123. Melalui integrasi sistem ini, para pencari properti dapat langsung memeriksa kesiapan KPR mereka sekaligus mendapatkan pendampingan yang intensif selama proses pengajuan pembiayaan berjalan.
"Kami ingin memastikan bahwa proses memiliki rumah menjadi semakin mudah, cepat, dan nyaman. Faktanya, saat ini debitur KPR BTN telah didominasi oleh Gen Z dan Milenial dengan porsi mencapai 95,3%. Ini menjadi bukti kuat bahwa masa depan industri pembiayaan perumahan adalah masa depan yang digital," kata Nixon.
"Data menunjukkan bahwa 63,5% pencarian hunian berasal dari kelompok Gen Z dan Milenial usia 18–44 tahun. Mereka kini menjadi motor utama permintaan properti di Indonesia, dengan total populasi mencapai 140,3 juta jiwa atau hampir 49,3% dari total penduduk Indonesia," sambungnya.
Sinergi dua kekuatan besar di ekosistem properti ini menghubungkan basis data pasar yang sangat luas. Kolaborasi tersebut didukung penuh oleh 100 pengembang papan atas nasional serta jaringan yang mencakup 21 ribu agen properti di seluruh penjuru Indonesia.
Langkah integrasi ini merefleksikan visi jangka panjang untuk mengawal konsumen di setiap fase pencarian aset properti hingga proses transaksi selesai. Sebagai pemimpin pasar portal properti domestik, diyakini bahwa proses menemukan dan memiliki hunian ideal seharusnya bisa berjalan secara selaras dan mudah.
Saat ini, platform pencarian properti tersebut mencatatkan trafik layanan dengan lebih dari 10 juta pencari properti aktif yang berkunjung setiap bulan. Kehadiran integrasi nyata ini diharapkan mampu memberikan pengalaman bertransaksi yang mulus (seamless) bagi jutaan masyarakat.