Penyaluran KPR Subsidi BTN di Bali Capai Rp1,64 Triliun Maret 2026

Kamis, 11 Juni 2026 | 09:04:12 WIB
Ilustrasi Property (sumber foto: NET)

DENPASAR - Penyaluran KPR Subsidi Bank Tabungan Negara (BTN) di wilayah Bali sampai Maret 2026 memperlihatkan pertumbuhan yang positif dengan angka outstanding menyentuh Rp1,64 triliun atau meningkat sebesar 3,3 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Secara total keseluruhan, distribusi KPR Subsidi ini sudah tersalurkan sebanyak 13.244 unit di area Bali dan menjadi salah satu faktor pendorong utama dalam memfasilitasi kepemilikan hunian bagi masyarakat setempat.

Peningkatan ini tidak cuma terjadi pada sektor permintaan rumah, melainkan juga diterapkan pada sektor pasokan lewat Kredit Program Perumahan (KPP) yang membidik ekosistem industri properti mulai dari pihak developer, penyedia jasa konstruksi, toko material bangunan, sampai pelaku UMKM yang memerlukan sokongan dana hunian produktif.

Hingga periode Maret 2026, realisasi pembiayaan KPP di kawasan Bali menembus nominal Rp53,6 miliar. Skema ini dijalankan sebagai bentuk sokongan untuk mempercepat penyediaan tempat tinggal sekaligus memutar roda perekonomian sektor properti di tingkat regional.

“Ekosistem perumahan memiliki dampak ekonomi yang luas. Karena itu BTN tidak hanya hadir ketika masyarakat membeli rumah, tetapi juga mendukung seluruh rantai nilainya. Di Bali, penguatan ekosistem perumahan ini berjalan berdampingan dengan perluasan layanan digital melalui balé by BTN dan kerja sama di sektor pariwisata,”

Langkah peningkatan ekosistem transaksi ini dipastikan tidak mengesampingkan identitas mendasar sebagai bank yang fokus pada perumahan. Langkah transformasi beyond mortgage dijalankan dengan memperkokoh lini bisnis utama perumahan sembari melebarkan jangkauan ekosistem penyokong sektor properti serta finansial daerah.

Bali dinilai sebagai lokasi yang sangat strategis untuk mengoptimalkan ekosistem transaksi berbasis digital lewat platform balé by BTN. Upaya penguatan ini direalisasikan melalui kemitraan bersama para pelaku industri pariwisata, yang mencakup destinasi wisata, dermaga wisata, desa wisata, hingga para pedagang lokal.

“BTN tetap menjadi mitra utama masyarakat Bali dalam mewujudkan kepemilikan hunian. Namun, hubungan kami dengan nasabah tidak berhenti ketika akad KPR (Kredit Pemilikan Rumah) selesai. Melalui beyond mortgage, BTN ingin hadir lebih luas, mulai dari pembiayaan perumahan, dukungan kepada pelaku usaha sektor perumahan, hingga transaksi finansial harian masyarakat. Harapannya kami (BTN) ingin menemani nasabah dari bangun tidur sampai mau tidur lagi,”

Terkini