Kemenpora Lepas Tim Pelajar Indonesia Bertanding di Turnamen Thailand

Senin, 02 Februari 2026 | 15:54:11 WIB
Kemenpora Lepas Tim Pelajar Indonesia Bertanding di Turnamen Thailand

JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) secara resmi melepas dua tim sepak bola pelajar Indonesia untuk berlaga di turnamen internasional di Bangkok, Thailand. 

Tim yang terdiri dari pemain usia 12 tahun ke bawah (U-12) dan 13 tahun ke bawah (U-13) ini diharapkan dapat mengambil pengalaman berharga sekaligus mengharumkan nama bangsa di kancah olahraga internasional. 

Pelepasan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mengembangkan potensi atlet muda sejak dini agar kelak dapat mengisi skuad nasional dengan talenta terbaik.

Pelepasan dan Harapan dari Kemenpora

Sekretaris Jenderal Kemenpora, Gunawan Suswantoro, menyampaikan pesan penuh semangat kepada para atlet muda yang diberangkatkan. Dalam acara pelepasan yang digelar di Jakarta, Gunawan mengajak para pemain untuk bertanding dengan rasa percaya diri yang tinggi. 

Ia menekankan bahwa mereka tidak boleh merasa kalah bersaing dengan atlet dari negara lain, melainkan harus menunjukkan kemampuan terbaiknya untuk mengharumkan nama Indonesia.

“ Saya mendoakan kalian di antara dua tim ini ada yang nanti masuk tim nasional,” ujar Gunawan penuh harap.

 Ia berharap bahwa dari turnamen ini akan muncul bibit unggul yang suatu hari dapat membela Merah Putih di ajang internasional. Menurutnya, kompetisi ini bukan hanya sekadar untuk memenangkan pertandingan, tapi juga sebagai proses pembelajaran yang penting dalam pembentukan karakter dan mental para atlet muda.

Selain itu, Gunawan juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik agar mampu tampil maksimal selama bertanding. Ia menyarankan agar para atlet mengatur pola makan dan menjaga kebugaran tubuh.

 Dukungan dari orang tua juga dianggap sangat krusial dalam membangun semangat dan kepercayaan diri anak-anak selama menjalani kompetisi di luar negeri.

Pentingnya Membangun Jaringan dan Persahabatan

Tak hanya soal teknik dan prestasi, ajang turnamen internasional ini juga dimaknai sebagai kesempatan membangun persahabatan dan jaringan antar negara. 

Gunawan menegaskan bahwa para atlet muda ini tidak hanya menjadi representasi olahraga Indonesia, tapi juga duta bangsa yang bisa mempererat hubungan antar negara melalui olahraga.

“ Suatu saat mungkin di antara kalian bisa menjadi pejabat tinggi di negeri ini, dan para atlet di Bangkok juga bisa menjadi pejabat di sana. Kalian sudah saling kenal, dan itu penting,” katanya. 

Pesan ini menggarisbawahi bahwa pengalaman bertanding di luar negeri membuka peluang bagi para atlet muda untuk mengenal budaya dan membangun relasi yang bermanfaat di masa depan.

Pentingnya relasi ini juga menjadi bagian dari pembentukan karakter generasi penerus bangsa yang tidak hanya mahir secara teknis, tapi juga paham akan nilai-nilai persatuan dan kerja sama lintas negara. Olahraga menjadi jembatan penting dalam memperkuat diplomasi budaya sekaligus mengasah jiwa sosial para atlet muda.

Seleksi Ketat dan Persiapan Tim Garuda Muda

Pelatih tim pelajar U-12 dan U-13, Sapran Oktari, menjelaskan proses seleksi yang ketat untuk memastikan bahwa pemain yang dikirim memang layak dan siap bertanding di level internasional. 

Para pemain dipilih berdasarkan rekomendasi pelatih dari berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah, sehingga kualitasnya terjaga.

Beberapa pemain dalam tim bahkan sudah memiliki pengalaman mengikuti kompetisi di luar negeri, seperti di Malaysia. Hal ini menambah kepercayaan diri mereka untuk menghadapi tantangan di Bangkok. 

Oktari menegaskan bahwa tujuan utama keikutsertaan mereka adalah untuk mendapatkan sebanyak mungkin pengalaman bertanding dan pembelajaran, meski kemenangan tetap menjadi harapan.

“ Target kita yang utama itu pengalaman, tetapi syukur-syukur kalau kita bisa juara,” ujar Oktari. 

Pendekatan ini menempatkan pengalaman dan pengembangan mental sebagai prioritas utama dalam proses pembinaan atlet muda, agar mereka bisa tumbuh secara menyeluruh sebagai individu dan sebagai atlet.

Dukungan Orang Tua dan Sponsor dalam Perjalanan Atlet Muda

Tidak kalah penting, peran orang tua sangat berpengaruh dalam memberikan dukungan moral dan psikologis kepada para atlet muda. Beberapa orang tua turut mendampingi anak-anak mereka selama kompetisi berlangsung di Thailand, yang membantu menambah rasa percaya diri dan ketenangan bagi para pemain.

Sekjen Kemenpora Gunawan Suswantoro juga mengapresiasi dukungan ini. Ia menilai bahwa kehadiran orang tua di sisi para atlet memberikan efek positif yang besar bagi motivasi dan performa mereka di lapangan. 

Bagi yang tidak bisa mendampingi langsung, ia mengajak orang tua untuk tetap memberikan doa agar anak-anak tetap sehat dan fokus selama bertanding.

Selain itu, sponsor Gold Coin memberikan dukungan pendanaan yang membantu proses keberangkatan dan pelaksanaan kompetisi. 

Dukungan sponsor sangat vital karena memungkinkan atlet muda mendapatkan fasilitas yang layak dan kesempatan berlaga di ajang internasional tanpa hambatan finansial. Ini menjadi contoh sinergi positif antara pemerintah dan swasta dalam pembinaan olahraga nasional.

Membangun Masa Depan Sepak Bola Indonesia Lewat Pembinaan Atlet Muda

Keikutsertaan tim pelajar dalam turnamen di Thailand merupakan bagian dari strategi jangka panjang Kemenpora untuk membangun fondasi sepak bola Indonesia yang lebih kuat. 

Melalui pembinaan usia dini, diharapkan muncul generasi penerus yang memiliki kemampuan teknis tinggi sekaligus mental juara dan karakter kepemimpinan yang kuat.

Kemenpora melihat olahraga sebagai sarana penting dalam membentuk karakter nasionalisme, disiplin, dan kerja sama. Pembinaan atlet muda bukan hanya soal prestasi olahraga, tapi juga pengembangan kualitas sumber daya manusia yang kelak dapat berkontribusi di berbagai bidang kehidupan.

Program ini juga sejalan dengan visi pemerintah untuk membawa Indonesia ke pentas dunia melalui olahraga. Pembinaan yang terencana dan didukung berbagai pihak diyakini akan melahirkan atlet yang siap bersaing di level internasional dan membawa nama harum bangsa.

Melalui turnamen internasional, para atlet muda mendapat kesempatan belajar langsung dari lawan yang lebih berpengalaman, melihat standar permainan global, dan mengasah mental bertanding di luar zona nyaman. Pengalaman seperti ini sangat berharga dalam membentuk pemain yang matang dan berdaya saing tinggi.

Dengan langkah nyata seperti pelepasan tim Garuda Muda ini, Kemenpora berharap semakin banyak generasi muda Indonesia yang terinspirasi untuk berprestasi dan membawa perubahan positif bagi dunia olahraga dan bangsa secara keseluruhan.

Terkini