Mensesneg Pastikan Pemerintah Fokus Pulihkan IHSG Pasar Modal

Senin, 02 Februari 2026 | 14:01:51 WIB
Mensesneg Pastikan Pemerintah Fokus Pulihkan IHSG Pasar Modal

JAKARTA - Penurunan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terjadi selama dua hari berturut-turut sempat menimbulkan kegelisahan di kalangan investor dan pelaku pasar modal Indonesia. 

Namun, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tidak menunjukkan reaksi kemarahan apapun atas kondisi tersebut. 

Sebaliknya, Presiden mengedepankan sikap tenang, rasional, dan mendorong seluruh pihak terkait untuk berfokus mencari solusi guna menjaga stabilitas pasar modal dan memulihkan kepercayaan investor, baik domestik maupun asing.

Sikap Presiden yang Menenangkan dan Berorientasi Solusi

Dalam kesempatan wawancara jelang Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor, Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto tidak menunjukkan kemarahan atau kepanikan atas penurunan IHSG yang cukup signifikan tersebut. 

Menurut Prasetyo, sikap yang ditunjukkan oleh Presiden merupakan contoh bagi seluruh lapisan masyarakat dan pejabat negara dalam menghadapi situasi yang penuh tekanan dan ketidakpastian.

Prasetyo menyampaikan, “Tidak ya. Seharusnya kan begini, kita semua kan harusnya begitu ya, bukan hanya Presiden.” 

Pernyataan ini menegaskan bahwa Presiden menilai bahwa situasi pasar modal yang fluktuatif adalah hal yang biasa terjadi, dan yang terpenting adalah bagaimana merespons dengan kepala dingin dan fokus mencari solusi yang tepat.

Sikap Presiden yang berorientasi pada solusi ini penting untuk menenangkan pasar, mencegah kepanikan berlebihan, dan memotivasi seluruh stakeholder pasar modal, termasuk regulator, pelaku pasar, dan investor, untuk bersinergi memperbaiki kondisi pasar secara bersama-sama.

Analisis Mendalam atas Penyebab Penurunan IHSG

Penurunan IHSG yang terjadi bukanlah peristiwa yang muncul begitu saja tanpa alasan. Oleh karena itu, Presiden bersama jajaran terkait, termasuk kementerian dan lembaga pengawas pasar modal, mengedepankan pendekatan yang mendalam dalam menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan gejolak tersebut.

Menurut Prasetyo Hadi, memahami akar permasalahan adalah kunci utama untuk mengambil langkah perbaikan yang efektif dan berkelanjutan. Pemerintah bersama otoritas seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan kajian menyeluruh untuk mengidentifikasi penyebab turunnya IHSG, baik dari aspek internal maupun pengaruh eksternal global.

Dengan memahami berbagai faktor yang memicu penurunan tersebut, diharapkan pemerintah dapat menyusun kebijakan dan strategi yang tepat guna menstabilkan pasar modal dan meningkatkan kepercayaan investor. Presiden menegaskan bahwa upaya ini tidak hanya bersifat jangka pendek, melainkan juga dirancang agar berkelanjutan demi menjaga daya tahan pasar modal di masa depan.

Komitmen Pemerintah Memperkuat Kepercayaan Investor

Salah satu perhatian utama Presiden Prabowo adalah bagaimana pemerintah dapat memulihkan kepercayaan investor, terutama investor asing yang berperan penting dalam likuiditas dan dinamika pasar modal Indonesia. 

Penurunan IHSG kerap kali diikuti oleh penarikan dana asing, yang dapat memperburuk kondisi pasar dan mempengaruhi stabilitas ekonomi secara umum.

Pemerintah merespons tantangan ini dengan berbagai kebijakan strategis, antara lain meningkatkan transparansi pasar modal, memperbaiki tata kelola emiten, dan mendorong peningkatan free float saham di Bursa Efek Indonesia. 

Komitmen ini bertujuan untuk menciptakan pasar yang lebih sehat, transparan, dan menarik bagi investor global maupun domestik.

Selain itu, Presiden mengajak seluruh pihak terkait, termasuk pengelola pasar modal dan lembaga pengawas, untuk lebih aktif dalam memberikan informasi yang jelas dan akurat kepada publik agar sentimen negatif dapat diminimalisasi.

Langkah ini penting agar kepercayaan investor kembali tumbuh dan arus modal investasi bisa kembali mengalir ke pasar modal Indonesia.

Peran Pasar Modal dalam Memperkuat Fundamental Ekonomi Nasional

Pasar modal merupakan salah satu pilar utama dalam pembangunan ekonomi nasional. Sebagai sumber pembiayaan jangka panjang, pasar modal membantu perusahaan dan pemerintah memperoleh modal untuk pengembangan usaha dan proyek infrastruktur yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi.

Fluktuasi pasar modal yang terlalu tajam dan berkepanjangan dapat mengganggu stabilitas ekonomi secara keseluruhan. Oleh sebab itu, Presiden Prabowo menempatkan stabilitas pasar modal sebagai prioritas dalam memperkuat fundamental ekonomi nasional.

Pemerintah bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menjaga agar pasar modal dapat berfungsi secara optimal, mendorong pertumbuhan usaha, serta memberikan keuntungan yang adil bagi seluruh investor. Hal ini mencakup pengawasan yang ketat, reformasi tata kelola, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pasar modal.

Dengan pendekatan ini, Presiden optimis pasar modal Indonesia dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pembangunan ekonomi nasional.

Pesan Mensesneg: Kebersamaan dalam Menghadapi Tantangan Pasar

Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan bahwa penurunan IHSG adalah tantangan bersama yang harus dihadapi dengan kebersamaan dan sinergi antar seluruh pemangku kepentingan. Tidak ada ruang untuk kepanikan atau sikap reaktif yang justru bisa memperparah kondisi pasar.

Presiden Prabowo mengajak semua pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, regulator, pelaku pasar, dan investor, untuk bersatu padu mencari solusi terbaik yang dapat membawa pasar modal kembali stabil dan sehat.

“Kita perlu pahami bahwa apa yang melandasi sampai terjadinya turunnya IHSG kita sangat signifikan. Nah itulah yang kemudian kita cari jalan keluarnya,” ungkap Prasetyo. Semangat kolaborasi dan rasionalitas menjadi kunci dalam menghadapi tantangan ini.

Optimisme dan keyakinan bahwa Indonesia mampu melewati masa sulit ini dengan perbaikan berkelanjutan di sektor pasar modal semakin menguat. Pemerintah menegaskan bahwa stabilitas pasar modal adalah bagian integral dari upaya memajukan perekonomian nasional demi kesejahteraan rakyat.

Terkini