ADHI Teken MRA, Restrukturisasi Masuk Tahap Implementasi Penyehatan

ADHI Teken MRA, Restrukturisasi Masuk Tahap Implementasi Penyehatan
ADHI Teken MRA, Restrukturisasi Masuk Tahap Implementasi Penyehatan

BULETINFINANSIAL.COM — PT Adhi Karya (Persero) Tbk. resmi menandatangani Master Restructuring Agreement bersama sejumlah lembaga keuangan kreditur, menandai peralihan proses restrukturisasi dari tahap pembahasan menuju implementasi kerangka penyehatan. Perseroan menargetkan penguatan likuiditas dan keberlanjutan bisnis lewat penataan kembali kewajiban yang lebih terstruktur dan terukur.

Langkah penandatanganan MRA itu diumumkan ADHI melalui siaran pers, dan disebut sebagai pijakan baru bagi perseroan untuk menata kewajiban sekaligus memperkuat likuiditas. Proses restrukturisasi emiten konstruksi pelat merah ini turut mendapat dukungan PT Danantara Asset Manajemen (Persero).

Direktur Utama ADHI Moeharmein Zein Chaniago menyatakan kesepakatan tersebut memindahkan proses restrukturisasi dari tahap pembahasan ke implementasi kerangka penyehatan yang lebih terukur. Lewat MRA, ADHI dan para kreditur menyetujui struktur serta mekanisme penyelesaian kewajiban sesuai kesepakatan para pihak.

"Kami optimis, dengan sinergi erat yang terjalin hari ini antara ADHI Karya, Danantara Asset Manajemen, dan lembaga perbankan kreditur, kita dapat membangun fundamental bisnis yang semakin sehat, menciptakan pertumbuhan yang lebih berkelanjutan di masa depan serta memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan dan perekonomian bangsa," ujarnya.

Fokus Kembali ke Bisnis Engineering dan Konstruksi

Sejalan dengan restrukturisasi, ADHI mengembalikan fokus bisnis ke sektor engineering dan konstruksi. Langkah itu diikuti streamlining organisasi dan portofolio bisnis.

Perseroan juga mendorong peningkatan operational excellence berbasis teknologi. Pengelolaan keuangan dan procurement ikut diperkuat agar lebih efektif.

Moeharmein menambahkan, keberlangsungan usaha jangka panjang menjadi salah satu sasaran utama restrukturisasi. Struktur keuangan yang lebih sehat dan ruang likuiditas yang memadai diharapkan menopang target tersebut.

Operasional dan Proyek Berjalan Normal

ADHI memastikan kegiatan operasional serta pelaksanaan proyek tetap berjalan normal selama proses restrukturisasi. Perseroan tetap menjalankan tanggung jawab penyelesaian proyek yang sudah menjadi kewajibannya.

Bisnis konstruksi disebut punya peran penting dalam agenda penyehatan karena berkaitan dengan penciptaan lapangan kerja. Aktivitas proyek juga menggerakkan perputaran ekonomi di sekitar lokasi pembangunan.

Keberlanjutan bisnis konstruksi ADHI turut terkait dengan pembangunan infrastruktur yang menopang aktivitas masyarakat. Karena itu, perseroan menempatkan kelangsungan usaha sebagai prioritas, bukan sekadar penataan kewajiban.

Komitmen Transparansi dan Selektivitas Kontrak Baru

Setelah MRA diteken, ADHI berkomitmen menjalankan seluruh proses implementasi secara transparan dan akuntabel. Komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan dijanjikan tetap terjaga selama tahapan berjalan.

Perseroan selanjutnya memperkuat tata kelola dan mengoptimalkan portofolio bisnis. Efektivitas modal juga akan ditingkatkan, disertai selektivitas dalam memperoleh kontrak baru.

Rangkaian langkah itu menjadi bagian dari upaya ADHI membangun struktur perusahaan yang lebih sehat, tangguh, kompetitif, dan berkelanjutan. Dukungan kreditur dan Danantara Asset Manajemen dinilai menjadi modal penting untuk menuntaskan tahap implementasi.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index