BULETINFINANSIAL.COM — Prudential Indonesia mengembangkan layanan khusus segmen menengah atas dengan premi minimum Rp 500 juta per tahun melalui program "Prestige by Prudential". Segmen nasabah kaya di perusahaan asuransi jiwa itu tercatat tumbuh 25 persen year-on-year. Selain itu, Prudential juga menyiapkan proteksi bagi nasabah dari kelompok sandwich generation.
Karin Zulkarnaen, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia, menyebut perkembangan teknologi digitalisasi dimanfaatkan perusahaan untuk meningkatkan efisiensi layanan hingga optimalisasi produk dan bisnis proses asuransi. Teknologi itu juga mendukung peran agen dalam memahami kebutuhan nasabah.
Prestige by Prudential dan Pertumbuhan Nasabah Kaya
Program Prestige by Prudential menyasar nasabah yang membutuhkan layanan lebih dari sekadar polis standar. Kelompok nasabah kaya di Prudential tercatat terus tumbuh hingga mencapai 25 persen secara year-on-year.
Angka itu menunjukkan minat segmen berpenghasilan tinggi terhadap produk proteksi dan perencanaan keuangan masih kuat. Prudential memposisikan layanan ini sebagai solusi finansial yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah bernilai premi besar.
Proteksi untuk Sandwich Generation
Selain nasabah kaya, Prudential mengembangkan produk proteksi bagi segmen sandwich generation. Kelompok ini mencakup nasabah yang menanggung kebutuhan keluarga sekaligus orang tua mereka.
Produk itu dirancang melindungi nasabah beserta keluarga yang menjadi tanggungannya. Pendekatan ini menyasar kebutuhan proteksi yang lebih luas, bukan hanya soal imbal hasil investasi.
Teknologi di Balik Layanan
Digitalisasi menjadi bagian dari strategi Prudential untuk mempercepat proses layanan. Agen memakai teknologi itu untuk memetakan kebutuhan nasabah sebelum merekomendasikan produk yang sesuai.
Langkah ini sejalan dengan tren industri asuransi jiwa yang berlomba meningkatkan efisiensi operasional. Persaingan di segmen nasabah premium membuat layanan personal dan cepat jadi pembeda utama.
Strategi Prudential menyasar dua kutub pasar sekaligus: nasabah kaya dengan premi besar dan keluarga sandwich generation yang butuh perlindungan menyeluruh. Keduanya menjadi penopang pertumbuhan bisnis asuransi jiwa di tengah tekanan ekonomi.