AUM Reksa Dana Pasar Uang Sucor AM Tembus Rp 22,48 Triliun, Tumbuh 23,3% YTD

AUM Reksa Dana Pasar Uang Sucor AM Tembus Rp 22,48 Triliun, Tumbuh 23,3% YTD

BULETINFINANSIAL.COM — Dana kelolaan reksa dana pasar uang Sucor Asset Management mencapai Rp 22,48 triliun hingga 9 September 2026, tumbuh 23,3% year-to-date. Pertumbuhan ini jauh melampaui reksa dana saham perseroan yang hanya naik 6,2% YTD ke Rp 6,28 triliun, menandakan investor memang tengah memburu instrumen berisiko rendah.

Direktur Investasi Sucor Asset Management (AM), Dimas Yusuf, menyatakan perhatian pelaku pasar terhadap instrumen dengan profil risiko konservatif masih terlihat kuat. Hal itu tercermin dari besaran Asset Under Management (AUM) reksa dana pasar uang perseroan hingga awal September 2026.

"Di tengah kondisi pasar yang dinamis, kami melihat investor semakin selektif dalam menentukan alokasi investasinya. Perhatian terhadap instrumen dengan profil risiko yang lebih konservatif masih terlihat, tercermin dari AUM reksa dana pasar uang Sucor AM yang mencapai Rp 22,48 triliun hingga 9 September 2026 tumbuh 23,3% YTD," ujar Dimas dalam keterangan tertulis, Rabu (16/9/2026).

Reksa Dana Saham Tumbuh Lebih Lambat

Di sisi lain, AUM reksa dana saham Sucor AM tercatat Rp 6,28 triliun atau tumbuh 6,2% YTD hingga 9 September 2026. Angka ini mencerminkan minat terhadap pasar saham masih terbatas pada investor dengan profil agresif dan horizon investasi jangka panjang.

Secara keseluruhan, dana kelolaan reksa dana yang dikelola Sucor AM mencapai Rp 46,5 triliun. Jumlah investor aktif perseroan lebih dari 900 ribu Single Investor Identification (SID).

Kinerja Lima Tahun dan Strategi Hingga Akhir 2026

Dalam periode lima tahun hingga 31 Agustus 2026, dana kelolaan Sucor AM tumbuh 107%. Jumlah investor aktifnya meningkat 115% pada periode yang sama.

Perusahaan mulai menyusun strategi hingga akhir 2026. Pada reksa dana saham, Sucor AM akan fokus memilih emiten dengan fundamental kuat, valuasi menarik, dividend yield kompetitif, serta prospek pertumbuhan bisnis yang terjaga.

Untuk obligasi, fokus diarahkan pada kualitas kredit, profil risiko, dan likuiditas. Penyesuaian durasi reksa dana pendapatan tetap dilakukan secara bertahap mengikuti kondisi pasar.

Perkuat Distribusi dan Edukasi Investor

Strategi tersebut dibarengi penguatan kerja sama dengan mitra distribusi, perluasan edukasi investor, serta komunikasi rutin soal perkembangan pasar dan strategi investasi. Sucor AM juga akan mengembangkan produk sesuai profil risiko dan jangka waktu investasi investor.

Disiplin manajemen risiko tetap menjadi prioritas. Strategi disesuaikan berdasarkan karakteristik masing-masing kelas aset untuk menjaga kepercayaan investor sekaligus memenuhi kebutuhan investasi yang terus berkembang.

"Setiap kelas aset memiliki dinamika dan karakteristik risiko yang berbeda. Karena itu, selektivitas menjadi hal penting, baik dalam menentukan alokasi aset maupun memilih instrumen yang sesuai dengan profil risiko dan tujuan investasi," lanjut Dimas.

Investasi mengandung risiko.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index