Penurunan Alokasi TKD Sebabkan Simpanan DPK di Bank Daerah Menyusut

Penurunan Alokasi TKD Sebabkan Simpanan DPK di Bank Daerah Menyusut
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa (FOTO: NET)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) dari sumbernya mengungkapkan simpanan atau Dana Pihak Ketiga (DPK) di Bank Pembangunan Daerah (BPD) berkurang secara tajam.

Situasi itu hadir menyusul langkah pemerintah pusat yang menyunat alokasi Transfer ke Daerah (TKD).

"Saya juga monitor kondisi Dana Pihak Ketiga BPD itu turun dengan signifikan, karena kan transfer ke daerahnya berkurang," ungkap dari sumbernya dalam rapat kerja gabungan Komite IV DPD RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/9/2026).

Walau begitu, dari sumbernya berjanji akan konsisten mengawasi stabilitas DPK perbankan daerah.

Pihaknya menyampaikan rasa cemas apabila muncul kendala pada sistem perbankan nasional, sebab saat ini dari sumbernya menduduki jabatan Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Pihaknya sempat pula menempatkan sebagian Saldo Anggaran Lebih (SAL) untuk sejumlah BPD, contohnya Bank Jakarta beserta Bank Jatim.

Sebelumnya pihak pemerintah telah mengawali penempatan SAL di Himpunan Perbankan Milik Negara (Himbara).

"Saya sempat berpikir, oke kami kan naruh uang di Himbara, gimana kalau kami coba-coba di beberapa BPD, ditaruh bank yang sejenis. Selama ini baru dua BPD yang dapat, DKI dan Jawa Timur. DKI Rp 2 triliun, Jawa Timur Rp 1 triliun," jelasnya.

Pihak pemerintah pusat turut menegaskan tak ada agenda memindahkan alur pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) ke perbankan Himbara.

Menurut pandangan dari sumbernya, aksi tersebut berpotensi memicu banyak Bank Pembangunan Daerah (BPD) kolaps.

Dari sumbernya merasa heran atas beredarnya kabar burung tersebut.

Pihaknya malah sempat dimintai keterangan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dari sumbernya terkait isu pengalihan pembayaran gaji ASN itu.

"Bahkan satu hari, satu pagi saya kaget, Menteri Dalam Negeri menanyakan kebijakan saya. 'Kenapa Akang bikin begitu?' Dia bilangnya, Kang, saya barangkali lebih tua sih. Saya banyak duit dipanggil kang biar duitnya keluar. Saya juga kaget, Pak Menteri, enggak ada kebijakan itu, kami juga ngerti. Kalau itu dilakukan bank BPD, pasti akan jatuh," pungkasnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index