Rupiah Tertekan Tiga Hari Berturut-turut di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Rupiah Tertekan Tiga Hari Berturut-turut di Tengah Kenaikan Harga Minyak
Ilustrasi Rupiah (FOTO: NET)

JAKARTA - Nilai tukar rupiah melandai berbarengan dengan sebagian besar mata uang Asia pada hari ini.

Rabu (2/9), kurs rupiah di pasar spot melemah Rp 19 atau 0,11% menjadi Rp 17.763 per dolar Amerika Serikat (AS).

Kurs rupiah Jisdor hari ini melemah Rp 43 atau 0,24% menjadi Rp 17.770 per dolar AS.

Rupiah beserta mayoritas mata uang Asia terkikis di tengah melonjaknya harga minyak dunia.

Rupiah bahkan terkoreksi dalam tiga hari perdagangan secara beruntun.

Kenaikan harga minyak memicu kekhawatiran atas inflasi, defisit fiskal, dan keseimbangan eksternal Indonesia.

Meski berhasil pulih dari defisit dua bulan berturut-turut, surplus perdagangan Juli 2026 yang dirilis kemarin tetap berada jauh di bawah rata-rata tahun lalu.

Defisit perdagangan utamanya dipicu oleh defisit perdagangan di sektor minyak dan gas.

Dolar Taiwan memimpin penurunan nilai tukar mata uang Asia pada hari ini.

Dolar Taiwan merosot 0,28% terhadap dolar AS.

Peso Filipina tergerus 0,25%.

Ringgit Malaysia melandai 0,14%.

Dolar Singapura tergerus 0,05%.

Baht Thailand melandai 0,04%.

Dolar Hong Kong terkikis 0,02%.

Rupee India menyusut 0,02%.

Yuan China melandai 0,01%.

Hanya dua mata uang kawasan Asia yang berhasil melaju menguat terhadap dolar AS.

Won Korea terangkat 0,61% terhadap the greenback.

Yen Jepang menguat 0,21%.

Indeks dolar yang mencerminkan posisi nilai tukar dolar AS atas mata uang utama dunia hari ini menanjak 0,12% menuju level 99,79.

Kondisi ini merupakan penguatan indeks dolar dalam dua hari perdagangan berturut-turut.

Imbal hasil US Treasury durasi panjang tenor 30 tahun kembali melonjak ke level sebelum adanya pengumuman buyback oleh dari sumbernya.

Kemarin, imbal hasil US Treasury tenor 30 tahun bertengger di posisi 5,27%, level yang sempat terlihat sesaat sebelum adanya pengumuman buyback pada 19 Agustus lalu.

Sementara itu imbal hasil US Treasury acuan tenor 10 tahun berada di posisi 4,8%.

 

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index