Pemerintah Siapkan Aturan Pembatasan BBM Subsidi Pertalite Desil 10

Pemerintah Siapkan Aturan Pembatasan BBM Subsidi Pertalite Desil 10
Pemerintah Siapkan Aturan Pembatasan BBM Subsidi (FOTO: NET)

JAKARTA - Pemerintah bakal membatasi pembelian bahan bakar minyak subsidi, seperti Pertalite dan solar untuk masyarakat yang tergolong kelompok desil 10 mulai tahun ini.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan, langkah tersebut diterapkan guna menjamin penyaluran BBM subsidi semakin tepat sasaran.

Pemerintah menaksir pembatasan tersebut mampu menghemat anggaran subsidi mendekati 10 persen.

Purbaya menyatakan, skema tersebut bukan bermaksud pemerintah memperketat penyaluran subsidi secara keseluruhan.

Pembatasan bakal diterapkan terlebih dahulu untuk masyarakat yang tergolong desil 10.

"Tidak diperketat. Cuma akan dipastikan nanti yang saya tahu ya, supaya tepat sasaran. Mungkin kami akan coba nanti berapa bulan ke depan, yang Desil 10, kami batasi dulu," ujar Purbaya kepada awak media saat ditemui di Gedung DPR, dikutip Jumat (21/8/2026).

Kala ditanya mengenai besaran penghematan anggaran, Purbaya menyebutkan pemerintah masih terus melakukan kalkulasi.

Meskipun begitu, perkiraan awal efisiensi berada di kisaran 10 persen.

"Nanti ada penghematan, kami masih menghitung. Kira-kira sepersepuluhnya kalau tidak salah," katanya.

Sebelumnya, Purbaya bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyampaikan agenda pembatasan pembelian BBM subsidi bagi masyarakat yang tergolong desil 9 dan 10.

Pembatasan tersebut juga berpeluang berlanjut pada tahun depan.

Pemerintah sudah memangkas kuota BBM bersubsidi dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2027.

Dalam RAPBN 2027, pemerintah menetapkan kuota BBM tertentu bersubsidi senilai 20,09 juta kiloliter.

Jumlah itu merosot 58,5 persen bila dibandingkan kuota 2026 yang menyentuh 48,43 juta kiloliter.

Pemotongan kuota tersebut dijalankan sebagai bagian dari langkah pemerintah meningkatkan ketepatan sasaran penyaluran subsidi sekaligus mengendalikan belanja subsidi energi.

Desil ialah pengelompokan keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraan yang mencakup keterangan individu, keterangan perumahan dan kepemilikan aset, dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional.

Pemeringkatan tersebut terdiri atas desil 1 sampai desil 10, yang dirancang berdasarkan deretan variabel sosial dan ekonomi.

Secara umum, desil 1 ialah kelompok dengan tingkat kesejahteraan terendah, sementara desil 10 menempati kelompok dengan tingkat kesejahteraan tertinggi.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index