KAI Bakal Lakukan Pembenahan Total Kawasan Stasiun Gambir Di Jakarta

KAI Bakal Lakukan Pembenahan Total Kawasan Stasiun Gambir Di Jakarta
Ilustrasi Stasiun Gambir (FOTO: NET)

JAKARTA - Langkah perombakan skala besar bakal diterapkan di Stasiun Gambir oleh pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI.

Gagasan New Gambir dirancang sebagai langkah memperbarui stasiun kereta legendaris yang bertempat di jantung ibu kota tersebut.

Terdapat empat pilar utama pembenahan yang hendak dieksekusi, yakni pembenahan mutu pelayanan, daya tampung wilayah, keterhubungan antar Moda, hingga penyempurnaan kesan perjalanan lewat sarana kenyamanan dan hiburan.

“Melalui konsep hospitality dan leisure, New Gambir diarahkan menjadi ruang perjalanan yang lebih nyaman dengan menghadirkan pengalaman pelanggan melalui area komersial, kuliner, lounge, ruang publik, hingga fasilitas pendukung perjalanan,” tulis KAI dalam unggahan resminya di Instagram @keretapikita, Minggu (30/8/2026).

Proses penataan New Gambir bakalan ditopang oleh tiga fondasi.

Sektor pertama yaitu keterhubungan moda, Stasiun Gambir hendak memperkokoh integrasi perjalanan dengan mempertemukan bermacam jenis angkutan.

Mulai dari armadan kereta antarkota, KRL Commuter Line, jaringan MRT Jakarta, bus Transjakarta, armada shuttle Bandara, moda penerus, sampai sarana bagi pejalan kaki.

Sektor kedua yakni aspek kebudayaan, New Gambir dibangun demi menyuguhkan kenyamanan lewat sarana serta kemudahan bagi penumpang.

Sektor ketiga yakni gaya hidup dan rekreasi, yang membuat New Gambir membuka area baru untuk pusat jajanan, pertokoan, sarana umum, serta kegiatan masyarakat.

Anak cabang fasilitas baru bakal melengkapi New Gambir, diawali dari penginapan serta ruang rehat yang menyediakan sarana kenyamanan bagi para pemakai jasa.

Selanjutnya tersedia pula zona komersial dan jajanan yang menyajikan area dagang demi memenuhi keperluan penumpang.

Serta, bakal disiapkan area publik dan taman, yang bertindak sebagai ruang terbuka penyambung Stasiun Gambir dengan landmark Monumen Nasional atau Monas.

Pada bagian akhir, akan disajikan area rapat yang sanggup difungsikan demi menunjang kegiatan usaha maupun ruang berkumpul komunitas.

Selama rentang Januari hingga Juli 2026, Stasiun Gambir tercatat telah memfasilitasi 3,87 juta pergerakan penumpang, mencakup 1,99 juta penumpang berangkat serta 1,88 juta penumpang tiba.

“Transformasi New Gambir disiapkan untuk memperkuat konektivitas, meningkatkan kualitas layanan, serta menghadirkan ruang yang menghubungkan perjalanan, aktivitas, dan pengalaman masyarakat di pusat Jakarta,” tulis KAI.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index