Bukan Sekadar Warna: Arti di Balik 4 Warna Paspor Dunia

Bukan Sekadar Warna: Arti di Balik 4 Warna Paspor Dunia

BULETINFINANSIAL.COM — Merah, biru, hijau, dan hitam. Empat warna inilah yang mendominasi sampul paspor seluruh negara di dunia. Meski tidak ada aturan global yang mengikat, pilihan warna ini menyimpan cerita dan identitas tersendiri bagi setiap bangsa.

Mengapa Hanya Ada Empat Warna Utama?

Hrant Boghossian, Vice President of Marketing Arton Capital—lembaga pengelola basis data Passport Index—menegaskan bahwa variasi warna sampul paspor dunia terbagi ke dalam empat kelompok utama. Pertimbangannya beragam, mulai dari sejarah, letak geografis, hingga situasi politik.

Warna merah, misalnya, paling banyak dijumpai pada paspor negara-negara Eropa. Beberapa pengecualian terjadi, seperti Kroasia dan Inggris yang sempat mengubah warna paspornya pasca-Brexit.

Sementara itu, negara-negara dengan mayoritas penduduk Muslim seperti Indonesia, Arab Saudi, dan Maroko cenderung memilih warna hijau. Warna ini juga umum dipakai sejumlah negara di kawasan Afrika Barat.

Adapun warna biru biasanya diasosiasikan dengan negara-negara 'Dunia Baru', seperti Amerika Serikat dan negara-negara Karibia. Yang paling langka adalah warna hitam, yang dipakai oleh Irak, Selandia Baru, dan beberapa negara Afrika seperti Kongo, Botswana, serta Zambia.

Keunikan Paspor Indonesia dan Negara Lain

Meski sampulnya terlihat formal, lembaran dalam paspor kerap dirancang artistik untuk menonjolkan kebudayaan dan keunggulan nasional. Paspor Indonesia, misalnya, menampilkan ilustrasi kekayaan alam dan budaya Nusantara di setiap halamannya.

Bahkan, beberapa negara seperti Kanada, Inggris, Amerika Serikat, China, dan Norwegia menyimpan karya seni "rahasia" yang baru terlihat jika dipaparkan di bawah sinar ultraviolet (UV).

Syarat Fisik Sampul Paspor

Di balik kebebasan memilih warna, ada syarat teknis yang wajib dipenuhi setiap negara. Bahan sampul paspor haruslah kuat dan tahan lama. Secara spesifik, bahannya harus bisa ditekuk, tahan terhadap suhu ekstrem -10 hingga 50 derajat Celsius, serta tahan kelembapan udara hingga 95 persen.

Keunikan lain bisa ditemukan pada paspor Finlandia. Halaman dalam paspor negara Nordik ini memuat animasi stop motion—gambar seekor rusa tampak berlari saat lembaran halamannya dibalik dengan cepat. Sebuah sentuhan artistik yang membuat dokumen perjalanan terasa lebih hidup dan berkesan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index