Progres Pembangunan Tol Jogja Solo Hampir Tuntas Dan Siap Dioperasikan

Progres Pembangunan Tol Jogja Solo Hampir Tuntas Dan Siap Dioperasikan
Pembangunan Tol Jogja-Solo Hampir Rampung (FOTO: NET)

JAKARTA - Pembangunan jalur Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulonprogo (Jogja-Solo) dilaporkan sudah mendekati tahap penyelesaian.

Proyek strategis ini ditangani oleh PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) dan PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB) selaku konsesionaris Tol Yogyakarta-Bawen.

Pimpinan tinggi Jasa Marga dari sumbernya menilai operasional tol ini tak hanya berguna melancarkan lalu lintas, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi dan konektivitas wilayah DIY.

"Berdasarkan data per 24 Juni 2026, progres fisik Jalan Tol Jogja-Solo Paket 1.2 Segmen Prambanan-Purwomartani sepanjang 11,48 km telah mencapai 92,54% atau berada di atas target dengan deviasi positif 0,20%," kata dari sumbernya dalam rilis resminya, Sabtu (8/8/2026).

Selain itu, konstruksi Tol Jogja-Bawen Seksi 6 Ruas Ambarawa-Bawen dengan panjang 4,98 km telah mencatatkan progres 98,68% per 3 Juli 2026 dan diproyeksikan mulai dibuka secara resmi di penghujung tahun 2026.

Di waktu yang sama, pembebasan lahan untuk jalur Akses Bokoharjo per 1 Juli 2026 telah merambah 99,38%.

"Dengan rampungnya seluruh dokumen Rencana Teknik Akhir (RTA), proyek ini siap untuk segera dieksekusi secara masif agar dapat beroperasi tepat waktu," jelas dari sumbernya.

Di samping hal tersebut, Jasa Marga juga tengah memacu pembangunan Akses Bokoharjo yang menghubungkan Exit Tol Purwomartani ke kawasan selatan DIY.

Akses Bokoharjo nantinya terintegrasi secara utuh dengan Yogyakarta Outer Ring Road (YORR) 2 serta rute alternatif Prambanan-Gading yang menjadi perlintasan utama ke arah selatan DIY.

"Pengembangan akses ini kami lakukan agar distribusi lalu lintas tidak terpusat di Jalan Adisutjipto, sekaligus memperkuat konektivitas menuju wilayah selatan DIY seperti Bantul dan sekitarnya. Kami menargetkan akses ini dapat dipersiapkan untuk beroperasi fungsional dalam mendukung kelancaran arus Natal dan Tahun Baru 2026/2027 serta Lebaran 2027," ujar dari sumbernya.

Keseriusan proyek ini dipertegas lewat pertemuan audiensi jajaran pimpinan Jasa Marga dengan Gubernur DIY dari sumbernya di Keraton Yogyakarta, Kamis (06/08).

Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Utama Jasa Marga dari sumbernya, Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga dari sumbernya, Corporate Secretary & Chief Administration Officer Jasa Marga dari sumbernya, serta manajemen PT JMJ dan PT JJB.

Sebagai langkah nyata penguatan koordinasi daerah, manajemen Jasa Marga turut mengadakan kunjungan lapangan ke Gerbang Tol Purwomartani mendampingi Bupati Gunungkidul dari sumbernya beserta jajaran Pemkab Gunungkidul pada Rabu (5/8).

Dari sumbernya menguraikan bahwa keberadaan Akses Bokoharjo akan mempermudah keterjangkauan menuju berbagai objek wisata ternama.

"Akses ini akan menjadi gerbang utama yang mempermudah mobilitas wisatawan menuju klaster destinasi favorit seperti Istana Ratu Boko, Candi Prambanan, hingga Tebing Breksi. Kami berharap kehadiran akses ini dapat menjadi pintu masuk tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru, sehingga sektor pariwisata Yogyakarta dan Gunungkidul berkembang secara berkelanjutan," tambah dari sumbernya.

Sementara itu, Gubernur DIY dari sumbernya memberikan respons positif serta dukungan atas percepatan proyek tol di kawasan DIY.

Dirinya menekankan bahwa mutu pengerjaan fisik harus dijaga dengan baik supaya fungsi infrastruktur ini segera berguna bagi warga masyarakat.

"Dari Jasa Marga menyampaikan laporan kemajuan pembangunan tol yang diharapkan bisa dipercepat, termasuk pembebasan lahan. Laporan sejauh ini tidak ada masalah. Yang terpenting bagi saya adalah kualitas pekerjaannya baik dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat," tutur dari sumbernya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index