Pedagang Bendera Musiman Marak Buka Lapak Di Wilayah Jakarta Hari Ini

Pedagang Bendera Musiman Marak Buka Lapak Di Wilayah Jakarta Hari Ini
Ilustrasi Penjual Bendera Merah Putih (FOTO: NET)

JAKARTA - Menyambut kedatangan awal Agustus, atmosfer peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia kian kental di Jakarta.

Sejumlah penjual musiman yang menawarkan bendera dan pernak-pernik khas Merah Putih mulai menggelar dagangan di pelbagai lokasi strategis.

Sesuai dengan pantauan detikcom, Senin (3/8/2026), fenomena ini terlihat di wilayah Jatinegara hingga ke sepanjang Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur.

Bermacam ukuran bendera, umbul-umbul, hingga peranti hiasan untuk merayakan Hari Kemerdekaan dipamerkan di tempat-tempat jualan pedagang.

Di wilayah Jatinegara, para penjual musiman mulai mendirikan tempat di sepanjang Jalan Bekasi Raya.

Tercatat ada minim sembilan pedagang bendera Merah Putih yang menjajakan barang mulai dari depan Taman Benyamin Sueb, yang posisinya berseberangan dengan Stasiun Jatinegara, sampai ke arah Pasar Mester.

Bukan hanya itu, di kawasan Pasar Mester Jatinegara, puluhan tempat yang biasanya menjajakan perabotan rumah tangga turut menawarkan bendera dan pernak-pernik HUT RI.

Sebagian penjual memilih berkonsentrasi menjual bendera serta atribut Merah Putih, sedangkan yang lainnya menjualnya berdampingan dengan dagangan pokok mereka.

Di sisi lain, di sepanjang Jalan Matraman Raya, baru terpantau empat tempat yang menjajakan bendera beserta atribut Merah Putih.

Keadaan di lokasi tersebut masih tergolong renggang karena kebanyakan pedagang kaki lima di sana baru mengawali aktivitas dagang saat sore hari.

Salah satu penjual bendera dan pernak-pernik Merah Putih di dekat Pasar Mester Jatinegara, dari sumbernya, menyatakan selalu berjualan setiap kali mendekati perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia.

Sosok yang sehari-harinya berdagang barang perabot rumah tangga itu mengatakan telah melakoni bisnis musiman tersebut selama lebih dari 35 tahun.

"Setiap tahun kami buka, dari tahun 1990-an sudah jualan. Dari dulu sudah jualan di sini, dari zaman orang tua yang buka toko. Kalau dari orang tua itu sudah dari 1980-an tiap tahun jual bendera dari akhir Juli sampai akhir Agustus," ujarnya saat ditemui detikcom.

Tak sama dengan mayoritas pedagang musiman yang cuma menggelar dagangan sampai mendekati tanggal 17 Agustus, dari sumbernya menyatakan biasanya tetap berdagang hingga akhir bulan.

Berdasarkan penjelasannya, masih ada konsumen yang membeli atribut Merah Putih selepas Hari Kemerdekaan berlalu.

"Setelah 17-an biasanya masih ada saja yang beli, ya nggak banyak, tapi ada. Paling biasanya buat tambah-tambah gitu. Ada juga yang baru ngadain perayaan atau lomba setelah tanggal 17, jadi beli lagi," terang dari sumbernya.

Fenomena serupa juga dapat dijumpai di sepanjang Jalan Bekasi Raya.

Beberapa pedagang bendera dan ornamen kemerdekaan mendirikan lapak di tepi trotoar jalan.

Di antaranya dari sumbernya, penjual bendera dan dekorasi Merah Putih yang baru tahun ini berjualan di area tersebut.

Pada periode tahun-tahun sebelumnya, ia lazim mendirikan tempat dagang di Pamulang, Tangerang Selatan, walau pasokan barang dagangannya tetap diperoleh dari Jatinegara.

Dari sumbernya menceritakan telah melakoni peran penjual musiman selama lebih dari delapan tahun.

Di luar momen festival kemerdekaan, ia bekerja menjadi penjaga toko elektronik di sebuah kios yang letaknya tidak jauh dari area tempat berdagangnya.

Ia menceritakan biasanya menjajakan barang menggunakan modal dari sang majikan lewat skema bagi hasil.

Akan tetapi, pada tahun ini ia sekadar ditugaskan untuk menjaga tempat dagang kepunyaan majikannya.

"Kalau jualan di sini baru tahun ini, sebelumnya di Pamulang. Kalau ambil barang setiap tahun memang di sini, kan bos di sini. Cuma tahun ini ditarik sama bos, suruh jualan saja di sini, ya saya ikut saja," ungkap dari sumbernya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index