JAKARTA – Harga perak murni PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) kembali mengalami penurunan pada perdagangan Kamis, 9 Juli 2026. Komoditas ini mencatatkan koreksi harga yang cukup tajam berdasarkan informasi dari laman resmi Logam Mulia.
Nilai jual perak Antam merosot sebesar Rp 900, sehingga menempatkan harga saat ini berada pada posisi Rp 39.500 per gram. Penurunan ini memperpanjang tren negatif komoditas perak setelah mengalami pelemahan signifikan pada hari-hari sebelumnya.
Tercatat pada Rabu, 8 Juli 2026, perak Antam sempat anjlok sedalam Rp 1.200 menuju level Rp 40.400 per gram. Sementara pada perdagangan Selasa, 7 Juli 2026, harga juga terpantau melemah sebesar Rp 550 ke angka Rp 41.600 per gram.
Untuk perdagangan hari Kamis, 9 Juli 2026, Antam mematok harga dasar perak murni ukuran 250 gram senilai Rp 10.500.000. Sementara itu, harga yang sudah termasuk pengenaan PPN 11% ditetapkan sebesar Rp 11.655.000.
Pada ukuran yang lebih besar, yakni perak murni seberat 500 gram, harga dasarnya berada pada angka Rp 20.200.000. Jika dihitung bersama komponen PPN 11%, maka banderol harganya mencapai Rp 22.422.000.
Selain varian murni reguler, perusahaan juga memperbarui daftar harga untuk jenis perak Antam Heritage. Varian dengan berat 31,1 gram saat ini ditawarkan dengan harga dasar Rp 1.804.218, atau berada di kisaran Rp 2.002.682 setelah ditambah pajak PPN 11%.
Untuk ukuran perak Antam Heritage seberat 186,6 gram, harga dasar yang berlaku saat ini adalah sebesar Rp 9.703.936. Apabila dihitung dengan tambahan PPN 11%, nilai jualnya berada pada level Rp 10.771.369.
Kondisi pasar domestik ini sejalan dengan situasi pergerakan di pasar global. Harga perak dunia juga dilaporkan mengalami pelemahan sebesar 0,13% hingga menyentuh level US$ 58,06 per ons pada hari Kamis, 9 Juli 2026.