Kunci Utama Meminang Mobil Bekas Insiden Tanpa Tertipu

Kunci Utama Meminang Mobil Bekas Insiden Tanpa Tertipu
Ilustrasi mobil bekas (sumber foto: NET)

JAKARTA – Peminat mobil bekas eks insiden belakangan ini terus meningkat di kalangan konsumen otomotif. Faktor utamanya adalah perbedaan harga yang ditawarkan jauh lebih terjangkau daripada unit normal.

Kendati menawarkan keuntungan finansial, meminang mobil yang pernah mengalami benturan keras menuntut kehati-hatian tingkat tinggi. Kecerobohan saat membeli bisa membuat konsumen rugi besar akibat kualitas perbaikan yang buruk.

Pemilik diler dan bengkel spesialis Beli Mobil Rusak (BMR), Alvian Akmal, membagikan sejumlah tips aman bagi pembeli. Konsumen wajib memperhatikan poin-poin ini sebelum membeli.

Langkah awal yang dapat dipantau langsung oleh mata adalah memeriksa struktur tulangan utama mobil. Kendaraan yang diproduksi pabrik dipastikan mempunyai kepresisian sempurna di setiap sudut strukturnya.

"Kami bisa melihat misalnya dari tulangannya. Nah, kan otomatis keluar dari pabrik kan pasti presisi ya. Kalau kami melihat dari awal sudah enggak presisi, otomatis ya pasti ini mobil ada kemungkinan bekas insiden," ujar Alvian sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Komponen depan seperti apron dan bullhead juga menjadi wilayah krusial yang tidak boleh luput dari pemeriksaan. Alvian menyebutkan bahwa mendeteksi bekas tabrak depan lebih mudah jika bagian itu hanya diperbaiki bukan diganti.

"Kalau misalnya diperbaiki, diketok ulang, dicat ulang, kan kemungkinan apron-nya, bullhead-nya masih kelihatan (bekasnya). Nah, kalau yang diganti (baru), itu yang agak sulit membedakannya," kata dia sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Mengingat metode perbaikan bodi masa kini sudah semakin rapi dan maju, pengamatan mata awam saja tidak akan cukup. Alvian pun sangat menganjurkan pembeli untuk menyewa jasa inspektor mobil independen.

"Kalau saran dari kami, kalau memang benar-benar awam banget atau kami enggak paham mobil, ada baiknya pakai jasa inspektor. Karena mereka kan memang benar-benar paham di dunia otomotif, tahu nih ini gantian, ini pasti perbaikan," ucap Alvian sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Menurut dia, ketajaman inspektor lebih dapat diandalkan karena mereka memiliki pengalaman tinggi dalam memeriksa kesehatan mobil.

"Dibanding kami beli sendiri, karena selisih harganya antara bekas tabrak dan enggak itu lumayan jauh. Kalau pakai jasa inspektor, mereka kan memang sehari-hari mengecek mobil, pasti tahu," tutur Alvian sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Mencari pedagang yang memiliki reputasi baik dan tepercaya juga menjadi tips yang sangat penting. Faktanya, beberapa oknum penjual nakal kerap menutupi riwayat tabrakan agar bisa menjual dengan harga tinggi.

Alvian menyatakan bahwa keterbukaan dari pihak penjual menjadi kunci dasar agar konsumen tidak merasa dirugikan.

"Ya balik lagi, sebenarnya kunci utamanya itu kami mencari pedagang yang jujur sama amanah. Kayak saya jualan nih, ada mobil-mobil tabrak atau banjir, kami ngomong ke customer-nya. Jadi otomatis customer ini enggak merasa rugi dengan dia membeli mobil bekas tabrak," pungkasnya sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index