Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Masih Tertekan di Kisaran Rp18.000 per Dolar

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Masih Tertekan di Kisaran Rp18.000 per Dolar
Ilustrasi nilai tukar (sumber foto: NET)

JAKARTA - Pergerakan nilai tukar mata uang dalam negeri kembali menunjukkan penurunan terhadap mata uang Amerika Serikat pada sesi transaksi Jumat (03/07/2026). Hingga menjelang siang hari, posisi mata uang domestik terpantau berada pada angka Rp17.961,2 untuk setiap satu Dolar AS.

Kondisi ini memperlihatkan adanya penurunan nilai sebesar 2,6 poin atau berkisar 0,01 persen jika disandingkan dengan sesi penutupan pasar pada hari yang lalu. Fluktuasi ini menandakan bahwa mata uang nasional masih menghadapi beban berat di pasar keuangan, walaupun kemerosotan yang terjadi pada saat ini tergolong cukup minim.

Pada perdagangan hari ini, mata uang domestik berfluktuasi pada batas harian antara Rp17.935,3 sampai dengan Rp18.033 per Dolar AS. Angka-angka ini mempertegas situasi di mana posisi nilai tukar masih membayangi area psikologis Rp18.000 per Dolar AS, sebuah batasan yang kini tengah dipantau secara ketat oleh para investor dan pelaku sektor keuangan.

Sesi perdagangan hari ini dibuka pada level Rp17.988 per Dolar AS, sementara pada penutupan perdagangan di hari sebelumnya bertengger pada level Rp17.958,6 per Dolar AS. Selisih dari angka-angka tersebut memperlihatkan pergerakan nilai tukar mata uang domestik yang masih belum bergeser jauh dari level penutupan kemarin.

Apabila ditinjau dari rekam jejaknya, pelemahan mata uang dalam negeri ini juga terlihat jelas dalam kurun waktu menengah serta panjang. Sepanjang satu pekan ke belakang, nilai Dolar AS terhadap mata uang nasional mengalami kenaikan sebesar 0,30 persen, sedangkan dalam jangka waktu satu bulan terakhir apresiasi Dolar AS menyentuh angka 0,11 persen.

Sementara itu, untuk jangka waktu tiga bulan, kenaikan Dolar AS tercatat berada pada angka 5,70 persen. Selama jangka waktu enam bulan ke belakang mengalami kenaikan sebesar 7,44 persen, dan dalam kurun waktu satu tahun ke belakang akumulasi kenaikannya mencapai 10,96 persen. Seluruh rangkuman ini mengonfirmasi bahwa tren penurunan nilai mata uang dalam negeri terhadap Dolar AS masih terus berlangsung untuk jangka menengah hingga panjang.

Catatan rekam jejak pasar juga menunjukkan bahwa batas fluktuasi nilai tukar mata uang domestik sepanjang 52 minggu ke belakang berada pada rentang angka: Rp16.085 hingga Rp18.197,5 per Dolar AS

Rentang pergerakan tahunan tersebut menjadi cerminan naik turunnya nilai mata uang domestik terhadap Dolar AS sepanjang satu tahun terakhir sekaligus menjadi parameter krusial bagi para pelaku pasar untuk membaca arah pergerakan mata uang nasional ke depan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index