Laju IHSG 25 Mei 2026 Diperkirakan Bergerak Variatif di Zona Hijau

Laju IHSG 25 Mei 2026 Diperkirakan Bergerak Variatif di Zona Hijau
Ilustrasi Grafik IHSG (sumber foto: NET)

JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Senin, 25 Mei 2026, diperkirakan akan menunjukkan pergerakan yang fluktuatif.

Pada akhir pekan lalu, indeks sebelumnya berhasil ditutup menguat 67,1 poin atau 1,1% ke level 6.162.

Pergerakan pasar hari ini berlangsung saat indeks Nikkei 225 Jepang sukses menembus level 65.000 untuk kali pertama.

Capaian itu mencatatkan rekor tertinggi baru dalam sejarah, walau volume transaksi di kawasan Asia terpantau tipis karena masa libur.

Optimisme pasar Asia ini terdorong oleh laporan mengenai potensi pembukaan kembali Selat Hormuz dalam waktu dekat.

Kabar tersebut memberikan tekanan pada harga minyak global dan sekaligus meningkatkan kepercayaan diri bagi investor di seluruh dunia.

Di sisi lain, bursa saham Wall Street di Amerika Serikat juga berhasil mengakhiri perdagangan akhir pekan di zona hijau.

Kenaikan di pasar AS dipicu oleh melandainya imbal hasil atau yield obligasi pemerintah negara tersebut.

Terdapat empat rekomendasi saham untuk diperhatikan pada perdagangan hari ini:

Saham ASII mencatat koreksi sebesar 3,57% ke level 5.400 dengan tekanan jual yang meningkat.

Posisi ASII kini diperkirakan berada pada bagian dari wave [c] dari wave Y dari wave (4).

Disarankan untuk melakukan aksi Buy on Weakness untuk ASII di area 5.025 sampai 5.325.

Target harga dipatok pada level 5.600 dan 5.975, dengan batasan stop loss di bawah 4.950.

Saham HRUM bergerak menguat 11,27% ke level 790 dengan dukungan volume pembelian yang muncul.

Posisi HRUM saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave iv dari wave (iii) dari wave [c].

Investor dapat melakukan Buy on Weakness untuk HRUM di rentang 730 hingga 775.

Target harga berada di level 850 dan 890, sementara stop loss ditempatkan di bawah 715.

Saham ISAT terpantau terkoreksi 1,44% ke level 2.050 dan masih didominasi tekanan jual.

Posisi ISAT saat ini diperkirakan berada pada bagian akhir dari wave b pada label hitam atau wave (ii) pada label merah.

Strategi Buy on Weakness direkomendasikan untuk ISAT pada area 1.965 sampai 2.020.

Target harga ditetapkan pada 2.120 dan 2.220, dengan batas stop loss di bawah 1.945.

Saham PSAB mengalami penguatan sebesar 14,52% ke level 426 yang disertai dengan volume pembelian.

Posisi PSAB diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C).

Direkomendasikan Trading Buy untuk PSAB pada area 394 hingga 416.

Target harga saham ini berada di level 446 dan 472, dengan stop loss di bawah 384.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index