JAKARTA – Pergerakan nilai logam mulia di pasar domestik kembali menunjukkan tren koreksi pada perdagangan Selasa ini.
Penurunan ini terlihat jelas pada komoditas perak murni milik PT Aneka Tambang (Persero) Tbk yang kini menyentuh level baru.
Berdasarkan pantauan terkini, harga jual perak batangan tersebut berada di angka Rp47.000 untuk setiap gramnya.
Kondisi ini menandakan adanya pelemahan nilai dibandingkan dengan posisi harga pada hari perdagangan sebelumnya.
"Harga perak murni yang dijual PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam pada Selasa, 5 Mei 2026, menurun kembali ke level Rp47 ribu per gram," ujar Eko Nordiansyah, sebagaimana dilansir dari sumbernya, Selasa (05/05).
Eko Nordiansyah menyatakan bahwa penurunan yang terjadi pada hari ini membuat posisi harga perak menjadi lebih rendah.
Jika merujuk pada data resmi, terdapat selisih yang cukup terlihat meski angka penurunannya tergolong tipis secara persentase.
Koreksi harga ini memang terjadi secara harian mengikuti dinamika yang ada pada laman resmi penyedia data logam mulia.
"Mengutip dari laman resmi Logammulia.com, perak Antam hari ini merosot tipis sebesar Rp450, yang mana pada hari sebelumnya perak berada di level Rp47.450 per gram," ungkap Eko Nordiansyah, menurut sumber tersebut.
Eko Nordiansyah menjelaskan bahwa penurunan harga sebesar Rp450 tersebut telah mengubah posisi tawar perak di pasar.
Fenomena menarik kali ini adalah pergerakan harga yang cenderung seragam pada berbagai lini produk investasi logam mulia.
Tidak hanya satu jenis komoditas saja, namun hampir seluruh instrumen logam mulia Antam mengalami tekanan harga.
"Sekarang komoditas logam mulia Antam kompak merosot kembali, mulai dari harga perak hingga harga emas," tutur Eko Nordiansyah, sebagaimana diberitakan oleh sumbernya.
Eko Nordiansyah menilai kekompakan penurunan harga emas dan perak ini menjadi perhatian bagi para pelaku investasi.
Bagi masyarakat yang mengincar perak batangan satu gram, kini mereka cukup merogoh kocek sebesar Rp47.000 saja.
Sementara itu, untuk satuan yang lebih besar seperti ukuran 250 gram, harganya kini dipatok pada angka Rp12.150.000.
Angka tersebut merupakan harga dasar sebelum ditambah dengan biaya pajak pertambahan nilai yang berlaku secara resmi.
Jika dihitung dengan PPN sebesar 11 persen, maka total harga untuk ukuran 250 gram tersebut menjadi Rp13.486.500.
Lalu untuk pilihan investasi yang lebih masif, perak batangan ukuran 500 gram ditawarkan dengan harga dasar Rp23.500.000.
Setelah kalkulasi pajak selesai dilakukan, konsumen perlu membayar total sebesar Rp26.085.000 untuk membawa pulang perak tersebut.
Eko Nordiansyah berpendapat bahwa rincian harga tersebut sepenuhnya mengacu pada pembaruan data resmi yang dikeluarkan pihak otoritas terkait.
Penyesuaian harga ini bersifat mutlak untuk transaksi yang dilakukan pada periode perdagangan Selasa tanggal 5 Mei ini.
Di sisi lain, Antam juga menyediakan varian produk lain yang memiliki nilai estetika dan sejarah yang berbeda.
Produk yang dimaksud adalah seri perak batangan heritage yang juga mengalami penyesuaian harga jual di gerai-gerai resminya.
Untuk varian heritage dengan berat 31,1 gram, harga dasarnya kini ditetapkan pada angka Rp2.009.498 per keping.
Pembeli kemudian akan dikenakan beban PPN 11 persen yang membuat harga akhirnya menyentuh angka Rp2.230.543.
Selain itu, tersedia pula ukuran heritage yang lebih besar yaitu 186,6 gram dengan label harga Rp10.935.496.
Jika menyertakan komponen pajak tambahan di dalamnya, maka nilai total yang harus dibayar mencapai Rp12.138.401.
Eko Nordiansyah menyampaikan bahwa keberadaan perak heritage ini menjadi pilihan alternatif bagi kolektor selain investasi perak murni biasa.
Setiap unit produk yang dijual dipastikan telah mengikuti standar harga yang ditetapkan oleh manajemen perusahaan secara harian.
Situasi pasar yang sedang melemah ini ternyata juga merembet pada komoditas utama lainnya yang sangat populer di masyarakat.
Logam mulia jenis emas pun tidak luput dari koreksi harga yang cukup signifikan pada waktu yang bersamaan.
"Kompak dengan harga perak, kini harga emas Antam mengalami penurunan kembali sebanyak Rp35 ribu per gram," jelas Eko Nordiansyah, sebagaimana dilansir dari sumbernya.
Eko Nordiansyah menjabarkan bahwa penurunan emas sebesar Rp35 ribu per gram ini merupakan penurunan yang cukup tajam hari ini.
Penurunan tersebut otomatis mengubah daftar harga pada berbagai pecahan emas yang tersedia untuk para investor ritel.
Bagi yang ingin memulai investasi kecil, pecahan emas 0,5 gram kini bisa didapatkan dengan harga Rp1.430.000 saja.
Sedangkan untuk kepingan emas ukuran standar satu gram, harga jualnya hari ini berada di posisi Rp2.760.000.
Bagi mereka yang memiliki dana lebih, tersedia pecahan dua gram yang kini dibanderol dengan harga Rp5.460.000.
Lalu untuk ukuran tiga gram, para investor perlu menyiapkan dana sebesar Rp8.165.000 guna mendapatkan logam mulia tersebut.
Terakhir, untuk pecahan lima gram yang sering menjadi favorit, harga jualnya saat ini dipatok pada angka Rp13.575.000.
Eko Nordiansyah merinci bahwa seluruh daftar harga emas dan perak ini adalah representasi kondisi pasar terkini.
Masyarakat diharapkan terus memantau pergerakan harga secara berkala sebelum memutuskan untuk melakukan transaksi jual atau beli.
Fluktuasi harga yang terjadi setiap hari memang menjadi bagian dari dinamika investasi di sektor logam mulia Antam.
Data-data yang tersaji dalam laporan ini sepenuhnya merujuk pada informasi yang dirilis oleh pengelola portal logammulia resmi.
Perlu dipahami bahwa harga bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan perusahaan dan kondisi pasar global yang mempengaruhinya.
Momen penurunan harga seperti sekarang ini sering kali dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk menambah portofolio investasi mereka.
Namun, pertimbangan matang mengenai anggaran dan tujuan investasi jangka panjang tetap menjadi hal yang paling utama.
Informasi mengenai rincian pecahan emas dan perak ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengambil keputusan finansial.
Setiap transaksi yang dilakukan di butik Antam pastinya akan mengikuti harga yang tercantum pada sistem saat transaksi berlangsung.
Penurunan harga yang terjadi pada komoditas perak dan emas hari ini memang menjadi kabar yang cukup menarik perhatian.
Ke depannya, arah pergerakan harga masih akan sangat bergantung pada berbagai indikator ekonomi baik makro maupun mikro.
Demikianlah pembaruan informasi mengenai kondisi pasar logam mulia yang terjadi pada awal pekan bulan Mei tahun ini.
Semoga rincian harga yang telah dipaparkan dapat memberikan gambaran yang jelas bagi Anda yang sedang memantau harga.
Pastikan selalu memverifikasi ulang setiap data harga sebelum melakukan kunjungan ke gerai pembelian emas maupun perak.
Kedisiplinan dalam memantau harga harian adalah kunci utama bagi setiap investor yang ingin mendapatkan keuntungan maksimal.
Oleh karena itu, jangan lewatkan setiap pembaruan informasi yang diberikan oleh pihak pengelola secara resmi setiap harinya.
Semua angka yang disebutkan di atas merupakan hasil penyesuaian terbaru yang dilakukan oleh manajemen PT Aneka Tambang Tbk.
Sekian informasi mengenai pelemahan harga perak dan emas yang sedang berlangsung di pasar logam mulia saat ini.