Secure Parking

Perkuatan Sistem Parkir Secure Parking Targetkan Kinerja Maksimal Saat Lebaran

Perkuatan Sistem Parkir Secure Parking Targetkan Kinerja Maksimal Saat Lebaran
Perkuatan Sistem Parkir Secure Parking Targetkan Kinerja Maksimal Saat Lebaran

JAKARTA - Menjelang periode mudik Lebaran 2026, PT Secure Parking Indonesia (Secure Parking) menyiapkan sistem parkir yang lebih kuat untuk menghadapi lonjakan volume kendaraan. 

Peningkatan arus lalu lintas di berbagai wilayah diprediksi akan memengaruhi permintaan parkir, khususnya di titik-titik strategis yang biasanya menjadi pusat aktivitas masyarakat.

General Manager Business Development Secure Parking, Sofian Tjandra, menyampaikan bahwa pihaknya menyiapkan antisipasi terutama di wilayah Jawa dan Sumatra, yang diprediksi menerima lonjakan trafik tinggi.

“Jadi, semua sistem parkir terutama di kedua target wilayah tersebut kami optimalkan untuk berfungsi dengan baik,” ujarnya.

Pendekatan ini tidak hanya mengandalkan kapasitas fisik tempat parkir, tetapi juga integrasi teknologi untuk mempermudah pengendalian dan keamanan. Secure Parking memandang perlunya sinergi antara sistem digital dan sumber daya manusia agar layanan tetap optimal.

 Implementasi Teknologi eNos

Salah satu inovasi utama Secure Parking adalah teknologi eNos, yang resmi diluncurkan pada Oktober 2025. Sistem ini memungkinkan pelanggan melakukan transaksi parkir melalui aplikasi di smartphone. Pengendara cukup menyalakan aplikasi dan sistem akan secara otomatis memverifikasi kendaraan yang telah terdaftar menggunakan teknologi kamera dan artificial intelligence (AI).

Deputy General Manager Business Development Regional Secure Parking Indonesia, Hendri, menjelaskan, “Teknologi kami memanfaatkan cara kerja sistem melalui kamera dengan AI. Saat kendaraan datang, mobil yang telah terdaftar di aplikasi akan terverifikasi oleh sistem kami.”

Hingga saat ini, eNos telah diterapkan di sejumlah lokasi, termasuk empat titik di Jakarta seperti Head Office Secure Parking, Plaza Indonesia, PIK Avenue, dan Secure Park PIK. Di luar Jakarta, penerapan juga sudah dilakukan di Balikpapan dan Solo.

Keunggulan teknologi ini adalah meminimalkan antrean dan interaksi fisik, sehingga transaksi parkir menjadi lebih cepat, aman, dan efisien, terutama saat arus mudik Lebaran yang diprediksi padat.

Penguatan Layanan di Wilayah Trafik Tinggi

Selain digitalisasi, Secure Parking juga menyoroti wilayah dengan volume kendaraan tinggi sebagai prioritas penguatan layanan. Pihak manajemen melakukan evaluasi lokasi untuk memastikan sistem parkir dapat berjalan lancar dan aman.

Sofian menambahkan, selain penguatan infrastruktur digital, perusahaan juga memproyeksikan potensi penurunan permintaan parkir di Jakarta dan sekitarnya selama periode mudik. Hal ini menjadi salah satu pertimbangan dalam redistribusi sumber daya, agar pelayanan tetap optimal di titik-titik strategis.

Penguatan sistem ini termasuk pemeliharaan rutin peralatan parkir, peningkatan pengawasan, dan penempatan petugas yang tepat. Upaya ini diharapkan dapat mengantisipasi potensi kemacetan di area parkir dan mempermudah akses kendaraan, sekaligus menjaga kenyamanan pengendara.

Ekspansi dan Distribusi Sumber Daya

Tahun 2026, Secure Parking menargetkan pertumbuhan titik operasional sebesar 10 persen. Meskipun fokus pada penguatan sistem digital, perusahaan menegaskan tidak akan sepenuhnya menggantikan tenaga manusia dengan teknologi.

“Kami akan mendistribusikan pekerja ke lokasi-lokasi baru, sehingga penguatan teknologi tidak akan mengganggu penyerapan tenaga kerja,” jelas Sofian. Dengan strategi ini, Secure Parking tetap mempertahankan keseimbangan antara inovasi teknologi dan penyerapan tenaga kerja, sambil meningkatkan kualitas layanan parkir.

Distribusi tenaga kerja yang efisien juga membantu pengawasan dan koordinasi di lokasi-lokasi baru, memastikan pengendara dapat dengan mudah memanfaatkan sistem parkir dan layanan tambahan saat momen mudik Lebaran.

Keunggulan dan Efisiensi Sistem Parkir Secure Parking

Keunggulan utama Secure Parking terletak pada integrasi teknologi eNos dan AI yang mempercepat transaksi serta mengurangi antrean panjang. Pengendara tidak perlu menurunkan jendela atau berinteraksi fisik dengan petugas, sehingga pengalaman parkir menjadi lebih nyaman dan aman.

Selain itu, sistem ini mampu mengidentifikasi kendaraan secara otomatis, memastikan keamanan, dan mempermudah manajemen kapasitas tempat parkir. Seluruh proses dikendalikan secara digital, namun tetap didukung kehadiran petugas di lapangan untuk antisipasi kendala atau masalah teknis.

Pendekatan ini membuat Secure Parking menjadi solusi parkir andal di wilayah dengan arus lalu lintas tinggi, khususnya di momen Lebaran. Integrasi antara digitalisasi, AI, dan SDM memungkinkan perusahaan menjaga kualitas layanan dan meminimalkan risiko kesalahan operasional.

Dengan persiapan matang, penguatan sistem digital, dan distribusi tenaga kerja yang tepat, Secure Parking siap menghadapi lonjakan volume kendaraan menjelang Lebaran 2026. 

Layanan ini memastikan pengendara dapat menikmati pengalaman parkir yang aman, cepat, dan nyaman, baik di lokasi strategis maupun di wilayah padat kendaraan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index