Metrodata

Metrodata Perkuat Strategi Pertumbuhan Jangka Panjang di Era Digital

Metrodata Perkuat Strategi Pertumbuhan Jangka Panjang di Era Digital
Metrodata Perkuat Strategi Pertumbuhan Jangka Panjang di Era Digital

JAKARTA - PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) terus memantapkan langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang di tengah dinamika industri teknologi informasi yang cepat berubah. 

Perusahaan menekankan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) serta pengembangan talenta digital sebagai bagian integral dari transformasi bisnisnya.

Presiden Direktur MTDL, Susanto Djaja, menegaskan bahwa strategi ini menegaskan posisi Metrodata tidak hanya sebagai penyedia solusi produk dan layanan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) terpadu, tetapi juga sebagai mitra transformasi digital bagi berbagai perusahaan di Indonesia.

“Kami melihat proses transformasi digital bukan hanya mengandalkan produk TIK berbasis teknologi cerdas saja, namun perlu dioptimalkan dengan penguatan talenta digital bagi seluruh segmen industri,” ujar Susanto.

Pemanfaatan AI dan Transformasi SDM

Salah satu fokus utama MTDL adalah memanfaatkan solusi berbasis AI untuk memperkuat talenta digital di seluruh segmen bisnis. Inisiatif ini mencakup integrasi teknologi cerdas dengan pengembangan sumber daya manusia (SDM) agar perusahaan dapat menghadapi tantangan industri yang kian kompleks.

Langkah strategis ini menempatkan MTDL sebagai pemain kunci dalam memadukan kemampuan teknologi dan SDM. Dengan demikian, perusahaan tidak hanya menawarkan produk TIK, tetapi juga menyediakan ekosistem transformasi digital lengkap yang mendukung efektivitas operasional dan pengambilan keputusan berbasis data.

Kolaborasi Strategis dengan Workday dan Mercer

Sebagai langkah konkret, Metrodata menjalin kemitraan strategis dengan Workday dan Mercer Indonesia. Kolaborasi ini dirancang untuk mengoptimalkan sinergi antara teknologi AI dan pengembangan SDM melalui transformasi yang terintegrasi.

MTDL berperan sebagai mitra resmi Workday di Indonesia, menyediakan solusi end-to-end mulai dari perencanaan, implementasi, hingga dukungan berkelanjutan menggunakan platform Human Capital Management (HCM) berbasis cloud dan AI. Sementara itu, Mercer Indonesia berkontribusi sebagai konsultan global untuk pengembangan SDM.

Kerja sama ini bertujuan memastikan implementasi transformasi SDM dilakukan secara optimal, memperkuat kompetensi karyawan, serta mendukung perusahaan dalam menyesuaikan strategi bisnis sesuai tuntutan era digital.

Ekspansi Segmen Mass Market

Selain fokus pada korporasi dan pemerintah, MTDL aktif memperluas jangkauan pasar produk dan solusi TIK ke segmen mass market. Langkah ini didorong kondisi perekonomian yang dinamis dan meningkatnya kebutuhan digitalisasi di berbagai sektor.

Ekspansi tersebut didukung jaringan distribusi Metrodata yang telah menjangkau lebih dari 330 kota di seluruh Indonesia. 

Dengan pengalaman luas dan dukungan lebih dari 100 mitra penyedia TIK global, perseroan menilai penetrasi ke mass market akan melengkapi layanan yang telah berjalan di segmen korporasi, pemerintah, dan institusi lainnya.

Langkah ini juga diharapkan meningkatkan kesadaran perusahaan dan masyarakat akan pentingnya transformasi digital, sekaligus membuka peluang pertumbuhan baru bagi MTDL di pasar domestik.

Kinerja Produk Komunikasi dan Distribusi

Hingga periode sembilan bulan 2025 (9M25), segmen produk komunikasi Metrodata mencatat pendapatan sebesar Rp 3,7 triliun. Angka ini meningkat 27,5% secara tahunan (year on year/YoY) dan menyumbang 25% dari total pendapatan unit bisnis distribusi Metrodata.

Pertumbuhan ini menunjukkan efektivitas strategi MTDL dalam menghadirkan produk TIK yang sesuai kebutuhan pasar, sekaligus memperkuat posisi perusahaan di sektor distribusi teknologi. 

Susanto menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi dasar untuk merumuskan strategi jangka panjang yang berfokus pada inovasi, penguatan SDM, dan ekspansi pasar.

Optimisme Pertumbuhan dan Transformasi Digital

Susanto Djaja menyampaikan optimisme terhadap pasar Indonesia untuk produk TIK. Menurutnya, kesadaran perusahaan akan pentingnya digitalisasi meningkat seiring kebutuhan transformasi untuk bersaing secara global.

“Kami optimis pasar Indonesia untuk produk-produk TIK akan terus tumbuh sejalan dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya digitalisasi dan transformasi perusahaan dalam bersaing, baik di tingkat lokal maupun global,” tandas Susanto.

Metrodata menekankan bahwa kombinasi pemanfaatan teknologi AI, pengembangan SDM, ekspansi ke segmen mass market, dan kolaborasi strategis akan menjadi fondasi utama dalam mencapai pertumbuhan jangka panjang. 

Strategi ini tidak hanya meningkatkan pendapatan, tetapi juga memperkuat posisi perusahaan sebagai mitra transformasi digital terpercaya di Indonesia.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index