Kereta Api

Jangan Abaikan Bahaya: KAI Daop 2 Bandung Imbau Masyarakat Waspada saat Beraktivitas di Jalur Rel Kereta Api

Jangan Abaikan Bahaya: KAI Daop 2 Bandung Imbau Masyarakat Waspada saat Beraktivitas di Jalur Rel Kereta Api
Jangan Abaikan Bahaya: KAI Daop 2 Bandung Imbau Masyarakat Waspada saat Beraktivitas di Jalur Rel Kereta Api

JAKARTA — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung kembali mengingatkan masyarakat tentang pentingnya menjaga keselamatan dengan menjauhi jalur rel kereta api dari segala bentuk aktivitas. Hal ini disampaikan oleh Rangga Putra Maulana, perwakilan dari KAI Daop 2 Bandung, yang menegaskan bahwa tindakan seperti berjalan kaki, duduk, atau bermain di sekitar rel kereta merupakan pelanggaran serius.

Rangga menjelaskan, "Jalur rel kereta api adalah area berbahaya yang tidak boleh digunakan untuk aktivitas apa pun selain operasional perkeretaapian," ucapnya pada Selasa, 11 Februari 2025. Kereta api, yang bergerak dengan kecepatan tinggi, tidak bisa berhenti mendadak. Oleh karena itu, aktivitas di dekat rel berisiko mengakibatkan kecelakaan fatal.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, jalur rel diperuntukkan khusus bagi perjalanan kereta api, dan pelanggaran terhadap ketentuan ini dapat dikenakan sanksi berdasarkan peraturan yang berlaku. Dalam periode 1 Januari hingga 9 Februari 2025 saja, data dari wilayah Daop 2 Bandung menunjukkan ada tiga insiden di mana kendaraan menabrak kereta api di perlintasan sebidang, baik yang dijaga maupun tidak. Selain itu, tercatat lima kasus orang tertabrak di jalur rel.

Angka-angka ini menunjukkan peningkatan keprihatinan mengejutkan tentang keselamatan di jalur rel. Pada tahun 2024, terjadi 18 kecelakaan kendaraan di perlintasan sebidang dan 50 insiden orang tertabrak di jalur rel. Melihat tren ini, KAI Daop 2 Bandung terus melakukan sosialisasi dan patroli di area-area rawan pelanggaran.

Sebagai bagian dari upaya pencegahan kecelakaan, KAI Daop 2 Bandung berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan komunitas pencinta kereta api. Tujuan utama dari kolaborasi ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya beraktivitas di area dekat rel kereta api. Upaya ini tidak hanya melibatkan kampanye kesadaran masyarakat, tetapi juga peningkatan pengawasan dan pemasangan rambu-rambu peringatan di titik-titik strategis.

Rangga mengingatkan, "Keselamatan adalah tanggung jawab bersama, dan kami berharap semua pihak dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang aman di sekitar jalur kereta api." Ia menegaskan pentingnya penggunaan jalur resmi untuk menyeberang rel dan menghindari aktivitas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Sosialisasi yang dilakukan termasuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya hirau pada peringatan di sekitar jalur kereta. KAI Daop 2 Bandung juga berupaya merangkul anak-anak muda untuk menjadi agen perubahan dalam hal keselamatan di jalur kereta melalui program-program pendidikan dan kegiatan yang melibatkan komunitas.

Kerja sama dengan komunitas pencinta kereta api telah membuahkan hasil positif di sejumlah daerah. Anggota komunitas ini sering bertindak sebagai pengawas sukarela yang membantu monitoring aktivitas mencurigakan di sepanjang jalur rel. Mereka juga membantu menyebarluaskan informasi dan ajakan untuk menjaga keselamatan di sekitar rel kereta, yang semakin memperkuat kampanye keselamatan perkeretaapian.

Dengan segala upaya tersebut, KAI Daop 2 Bandung berharap dapat menekan angka kecelakaan dan menyelamatkan nyawa di jalur rel. "Keselamatan bukan hanya tentang menghindari bahaya, tetapi juga memastikan bahwa kita semua bisa melakukan perjalanan dengan nyaman dan aman," tambah Rangga.

Melalui upaya kolaboratif dan berkesinambungan, diharapkan kesadaran akan pentingnya menjaga jarak aman dari jalur kereta dapat lebih diterapkan oleh seluruh lapisan masyarakat. Setiap elemen masyarakat, termasuk individu, lembaga pendidikan, dan organisasi kemasyarakatan, diharapkan berperan aktif dalam upaya ini.

Seiring dengan berkembangnya transportasi modern dan meningkatnya kepadatan penduduk di sekitar jalur rel, risiko keselamatan juga semakin tinggi. Oleh karena itu, langkah-langkah preventif dan kesadaran kolektif menjadi sangat penting.

Masyarakat juga diimbau untuk melaporkan jika melihat aktivitas yang melanggar aturan keselamatan di jalur rel kepada pihak berwenang atau ke layanan pelanggan KAI. Hal ini untuk memastikan tindak lanjut yang cepat dan mencegah terjadinya insiden yang tidak diinginkan.

Keselamatan di jalur rel adalah prioritas utama KAI Daop 2 Bandung, dan mereka berkomitmen untuk terus meningkatkan standar keselamatan demi kenyamanan dan keamanan semua pihak yang terlibat dalam lingkup perkeretaapian. Upaya yang terus-menerus dan partisipasi luas dari masyarakat adalah kunci untuk mencapai tujuan ini.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index