Penerbangan

Bandara Ahmad Yani Semarang Resmi Layani Penerbangan Kargo ke Makassar, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Regional

Bandara Ahmad Yani Semarang Resmi Layani Penerbangan Kargo ke Makassar, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Regional
Bandara Ahmad Yani Semarang Resmi Layani Penerbangan Kargo ke Makassar, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Regional

JAKARTA – Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang kini resmi melayani rute penerbangan kargo Semarang-Makassar (SRG-UPG), melalui keberadaan Maskapai Kargo Airnesia. Penambahan rute ini diharapkan dapat mendongkrak efisiensi logistik di Indonesia, terutama dalam mendukung distribusi barang dari Jawa Tengah menuju wilayah Indonesia Timur.

Penerbangan kargo ini dijadwalkan dengan frekuensi satu kali sehari pulang pergi (PP). Pesawat yang mengangkut kargo dari Semarang berangkat pada pukul 15.15 WIB, dan perjalanan balik dari Makassar menuju Semarang dijadwalkan meninggalkan bandara tujuan pada pukul 19.15 WIB. Status penerbangan yang dijalankan adalah penerbangan kargo tidak berjadwal atau dikenal sebagai carter flight.

Seremonial Peresmian Rute Baru Kargo

Penerbangan perdana rute kargo ini disambut hangat dengan Inaugural Flight Seremonial yang berlangsung di Apron Parking Stand N11 Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang pada pukul 14.30 WIB. Upacara peresmian ini dibuka langsung oleh General Manager Bandara Jenderal Ahmad Yani, Fajar Purwawidada, yang turut menyambut kehadiran para perwakilan dari Maskapai Kargo Airnesia serta Groundhandling Gapura Angkas.

“Manajemen Bandara Jenderal Ahmad Yani senantiasa mendukung dan menyambut positif penerbangan kargo dari dan menuju Jawa Tengah. Kami berkomitmen untuk terus melakukan penataan operasional di area udara, terutama terkait kapasitas apron untuk memfasilitasi kegiatan ini,” ungkap Fajar Purwawidada dalam sambutannya.

Solusi Logistik untuk Pelaku Usaha

Penerbangan kargo terbaru ini diharapkan bisa menjadi solusi bagi para pelaku usaha di Jawa Tengah. Dengan kemudahan akses transportasi udara ini, diharapkan pengiriman barang khususnya menuju wilayah Indonesia Timur dapat lebih cepat dan efisien.

"Ini merupakan komitmen kami dalam mendukung kelancaran arus logistik di Indonesia, khususnya di Jawa Tengah. Rute penerbangan kargo Airnesia diharapkan dapat membantu efisiensi distribusi barang dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi regional," tuturnya dalam pernyataan tertulis yang dirilis pada Kamis, 6 Februari 2025.

Airnesia sebagai Hub Kargo E-Commerce

Ke depan, Airnesia berencana untuk memperluas jaringan kargonya guna memenuhi tingginya permintaan pengiriman ke berbagai daerah di Indonesia, khususnya untuk wilayah timur. Ambisiusnya, kota Semarang juga diproyeksikan akan menjadi sebuah hub bagi distribusi barang-barang E-Commerce, melihat potensi besarnya seiring dengan pertumbuhan e-commerce di Indonesia.

"Dengan hadirnya layanan kargo Airnesia rute Semarang – Makassar, diharapkan industri logistik semakin berkembang. Semoga memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional," sambung Fajar.

Pengaruh Ekonomi dan Sosial

Dengan adanya rute baru ini, diharapkan bisa memberikan efek domino terhadap pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah. Lebih lanjut, hadirnya layanan kargo ini juga diharapkan dapat membuka peluang baru bagi para pelaku usaha kecil dan menengah di wilayah tersebut untuk mengembangkan bisnisnya ke luar daerah.

Penerbangan kargo ini tidak hanya menawarkan efisiensi waktu bagi pengiriman barang, tetapi juga dapat menjadi motor penggerak bagi sektor industri, perdagangan, hingga UMKM di Jawa Tengah. Jika melihat skala lebih luas, bandara ini dapat menjadi titik sentral dalam pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional.

Penataan operasional dan peningkatan kapasitas di Bandara Jenderal Ahmad Yani sudah menjadi fokus utama dalam rangka mendukung layanan ini. Oleh karena itu, upaya kolaboratif dan sinergis antara pihak bandara, maskapai, serta groundhandling adalah kunci dalam menjamin layanan yang optimal dan berkelanjutan.

Rencana Pengembangan dan Ekspansi

Airnesia, sebagai operator penerbangan kargo ini, juga tengah mengkaji pengembangan dan ekspansi ke wilayah lain di Indonesia. Melalui strategi ekspansif ini, Airnesia berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan arus barang dan distribusi logistik lintas provinsi yang lebih cepat dan efisien.

Dalam beberapa tahun ke depan, peningkatan jumlah frekuensi penerbangan dan pembukaan jalur kargo lain menjadi bagian dari peta jalan pengembangan operasional Airnesia. Dukungan infrastruktur serta kebijakan transportasi udara yang memadai tentunya juga akan menjadi faktor penting dalam kesuksesan ini.

Menurut Fajar, “Melalui langkah ini, kami berharap dapat terus berkontribusi dalam memperkuat infrastruktur logistik dan transportasi di Indonesia, serta mempercepat kemajuan ekonomi yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.”

Dalam menghadapi tantangan dan peluang di era digital dan globalisasi ini, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang dan Maskapai Kargo Airnesia terus mempertahankan semangat inovasi dan adaptasi dalam melayani kebutuhan logistik yang semakin dinamis. Dengan demikian, diharapkan akan hadir ekosistem transportasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan sekaligus menciptakan lingkungan usaha yang lebih kompetitif untuk semua lapisan masyarakat.

Peresmian rute penerbangan kargo Semarang-Makassar ini menjadi langkah awal dari berbagai upaya yang akan dilakukan Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang dan Airnesia dalam memajukan sektor logistik di Indonesia. Ini bukan hanya soal efisiensi dan kecepatan layanan, tetapi lebih jauh lagi soal bagaimana kontribusi ini dapat berpengaruh secara positif terhadap keseluruhan laju perekonomian nasional. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, diharapkan layanan ini dapat menjadi model bagi pengembangan-pengembangan layanan serupa di wilayah lain.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index