Skema Baru Utang Kopdes Merah Putih Menggunakan Alokasi Dana Desa Kita

Kamis, 10 September 2026 | 10:43:52 WIB
Skema Baru Utang Kopdes Merah Putih (FOTO: NET)

JAKARTA - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan bahwa pihak pemerintah telah merancang mekanisme pembayaran utang Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) memanfaatkan bantuan dana desa. Berdasarkan penjelasannya, sebagian porsi anggaran yang dialokasikan sejak awal tahun akan dialihkan khusus guna menyokong skema ini.

"Dana kan sudah disediakan dari awal tahun itu. Sebagian dana awal kan disisikan ke situ,” ujar Purbaya saat ditemui di Kementerian Keuangan, Kamis (10/9/2026).

Pihak pemerintah membagikan porsi alokasi dana tersebut sebesar sepertiga untuk dana desa dan dua pertiga sisanya diarahkan menuju Kopdes. Purbaya menegaskan, pembagian porsi ini sama sekali tidak bakal merugikan warga desa. Sebab, pengoperasian dan kepemilikan unit bisnis tersebut nantinya diserahkan secara penuh kepada desa tatkala koperasi sudah siap beroperasi.

"Yang sepertiga dana desa dua pertiganya ke Kopdes. Tidak akan merugikan desa juga karena setelah siap kooperasinya diserahkan ke desa. Yang punya desa itu kooperasinya," terangnya.

Untuk menjaga keberlanjutan roda usaha di masa awal, pihak pemerintah bahkan bersedia menanggung pembayaran gaji pengelola Kopdes hingga dua tahun pertama. Ketika koperasi telah mencetak profit, seluruh hasilnya akan langsung menjadi pemasukan resmi bagi desa.

"Penggajian manajer Kopdes sampai 2 tahun ditanggung negara. Nanti kalau untung masuk ke desa semua itu keuntungannya," lanjut Purbaya.

Melihat ke depan, pihak pemerintah berencana memfokuskan seluruh penyaluran pasokan barang subsidi lewat jaringan Kopdes. Langkah strategis ini diambil guna menekan ruang gerak tengkulak atau praktik pengumpulan dan penyaluran kembali barang subsidi secara ilegal oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Guna memastikan program ini berjalan sesuai sasaran, tim gabungan yang terdiri atas Kementerian Keuangan, Danantara, serta Kementerian Koperasi telah dibentuk untuk melakukan pengawasan secara intensif di lapangan.

Purbaya mengestimasi bahwa pengawasan penyaluran barang subsidi lewat Kopdes berpotensi menghemat anggaran belanja negara secara signifikan dalam jangka panjang. Meskipun begitu, dampak efisiensinya tidak akan langsung terlihat seketika mengingat sistem serta kelembagaan koperasi masih terus dimatangkan.

"Saya akan bisa hemat subsidi cukup banyak setahun ke depan. Enggak besok ya, sambil jalan, sambil persiapkan semuanya," pungkasnya.

Terkini

Dody Hanggodo: Masyarakat Butuh Infrastruktur, Bukan Wacana

Jumat, 11 September 2026 | 13:55:18 WIB

Mengamankan Data Pribadi di HP dari Kejahatan Siber Terampuh

Kamis, 10 September 2026 | 11:26:17 WIB

Bahaya Gunakan Wi-Fi Publik Tanpa VPN pada Smartphone

Kamis, 10 September 2026 | 11:20:35 WIB

Panduan Aktivasi Otentikasi Dua Faktor Terlengkap 2026

Kamis, 10 September 2026 | 11:18:01 WIB

Tips Memilih Antivirus Android Terbaik 2026 Terlengkap

Kamis, 10 September 2026 | 11:15:01 WIB