Erupsi Anak Krakatau Tak Ganggu Harga Bahan Pokok Kata Mendag Busan

Rabu, 09 September 2026 | 12:51:39 WIB
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso alias Busan (FOTO: NET)

JAKARTA - Erupsi Gunung Anak Krakatau yang sempat mengganggu aktivitas penerbangan dan sejumlah moda transportasi di sejumlah wilayah belum berdampak terhadap harga bahan pokok.

Menteri Perdagangan (Mendag) dari sumbernya mengatakan kondisi ini terlihat dalam data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), di mana harga bahan pokok sejauh ini masih relatif stabil.

“Sementara nggak ada masalah. Dari pantuan kami, termasuk dari SP2KP, dan kami juga komunikasi, tidak hanya melihat SP2KP, sementara tidak ada masalah,” kata dari sumbernya saat ditemui di Kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2026).

Lebih lanjut, menurut dari sumbernya sebaran abu vulkanik juga belum memengaruhi rantai pasok dan distribusi bahan pokok, termasuk di daerah terdampak.

Sehingga belum ada indikasi kenaikan harga.

“Kan kami bisa pantau juga dari SP2KP, karena SP2KP itu di semua kabupaten kota, yang terkena dampak pun juga sebenarnya distribusinya tetap masuk. Jadi selama ini kalau kami lihat sebenarnya harganya stabil,” ujarnya.

Terlepas dari imbas sebaran abu vulkanik, dari sumbernya menegaskan pemerintah akan terus memperhatikan perkembangan harga barang pokok secara nasional.

Menurutnya pemerintah tidak hanya fokus ketika harga mengalami lonjakan, namun saat harga jatuh terlalu rendah juga menjadi ancaman karena berpotensi menekan produsen.

Ia mencontohkan harga telur ayam yang sempat turun hingga sekitar Rp 22.000 per kilogram padahal harga acuannya berada di kisaran Rp 30.000 per kilogram, pemerintah terus melakukan intervensi agar nilai komoditas ini dapat kembali meningkat.

“Nah sekarang sudah mulai naik harga rata-rata nasionalnya, kayak telur kan Rp 26.600. Berarti kan naik dari Rp 22.000 mendekati harga acuan,” tandasnya.

Terkini