SEMARANG - Stan layanan Samsat dalam gelaran RRI Fest Semarang menjadi salah satu yang dimanfaatkan oleh masyarakat, Minggu 6 September 2026.
Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membayar pajak kendaraan sekaligus menikmati diskon 5 persen yang masih berlaku hingga akhir tahun 2026.
Konsep pelayanan jemput bola yang dihadirkan Samsat Semarang I dinilai memudahkan masyarakat karena pembayaran pajak dapat dilakukan di lokasi acara.
Warga tidak perlu datang ke kantor Samsat dan tetap bisa menunaikan kewajiban sebagai wajib pajak dengan lebih praktis.
Kepala Jasa Raharja Samsat Semarang I Pedurungan, Bimo dari Sumbernya mengatakan, kehadiran layanan Samsat di RRI Fest merupakan upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan yang menghadirkan ribuan pengunjung seperti RRI Fest menjadi momentum efektif untuk meningkatkan kesadaran membayar pajak kendaraan bermotor.
“Kami senang bisa berpartisipasi dalam RRI Fest karena masyarakat tidak hanya datang untuk berolahraga atau menikmati hiburan, tetapi juga bisa memanfaatkan layanan publik seperti pembayaran pajak kendaraan,” ujar Bimo dari Sumbernya.
Bimo dari Sumbernya menjelaskan Samsat selama ini terus mengembangkan pelayanan jemput bola dengan hadir di berbagai instansi maupun kegiatan masyarakat.
Langkah tersebut dilakukan agar akses pembayaran pajak semakin mudah dijangkau oleh wajib pajak.
Dalam layanan yang dibuka di RRI Fest, masyarakat cukup membawa STNK dan KTP untuk melakukan pembayaran pajak tahunan.
Selain proses yang cepat, wajib pajak juga memperoleh potongan pajak sebesar 5 persen tanpa syarat tambahan.
Program diskon tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang datang ke lokasi acara.
Banyak warga memanfaatkan momentum itu untuk membayar pajak tepat waktu sekaligus memperoleh keringanan biaya.
Bimo dari Sumbernya mengakui tingkat kepatuhan pembayaran pajak pada 2026 masih menghadapi sejumlah tantangan.
Karena itu, pihaknya terus menggencarkan edukasi agar masyarakat memahami pentingnya membayar pajak sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan daerah dan perlindungan kecelakaan lalu lintas.
“Diskon 5 persen ini masih berlaku sampai akhir tahun. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan program ini dan tetap tertib membayar pajak kendaraan,” kata Bimo dari Sumbernya.
Salah seorang warga Semarang, Reza yang memanfaatkan layanan tersebut mengaku terbantu dengan hadirnya Samsat di tengah keramaian RRI Fest.
Selain lebih dekat, proses pembayaran juga menjadi lebih efisien karena dapat dilakukan sambil mengikuti berbagai kegiatan yang berlangsung.
Ia mengaku sengaja membayar pajak kendaraan saat menghadiri RRI Fest setelah mengetahui adanya potongan tarif.
Dari pajak kendaraan yang semula sebesar Rp329 ribu, ia hanya membayar sekitar Rp324 ribu berkat program diskon yang diberikan.
“Lumayan dapat potongan 5 persen. Yang paling penting tidak perlu datang ke kantor Samsat, cukup datang ke sini dan langsung selesai,” ujar Reza dari Sumbernya.