JAKARTA - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatat realisasi pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sejumlah 25.465 unit rumah dengan total nilai pembiayaan mencapai Rp 3,6 triliun.
Secara historis, sejak 2012, kontribusi BSI dalam pembiayaan rumah subsidi telah mencapai 67.686 unit dengan total nilai pembiayaan Rp 8,9 triliun yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.
BSI terus memperkokoh komitmennya guna mendukung Program Perumahan Nasional, khususnya bagi para abdi negara.
Langkah tersebut dijalankan lewat sinergi bersama Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), serta BP Tapera.
BSI bersama ketiga institusi itu menyelenggarakan sosialisasi KPR Sejahtera FLPP bagi pegawai Kementerian Agama yang memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat.
Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy menyatakan, pemenuhan kebutuhan hunian bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) serta pegawai Kementerian Agama menjadi salah satu prioritas di dalam ekosistem pembiayaan ritel BSI.
"Kami menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi dari pegawai Kemenag. Ini adalah amanah besar bagi BSI untuk terus Melayani Sepenuh Hati dengan menyediakan solusi keuangan syariah yang transparan, cepat, dan menyejahterakan," ujar Erwan dalam keterangan tertulis, Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Guna memberikan gambaran secara langsung mengenai hunian yang ditawarkan, BSI juga mengadakan program Housing Tour Perumahan FLPP Bersama BSI.
Lebih lanjut, Kemas menerangkan, ekspansi pembiayaan rumah subsidi BSI menjadi bagian integral dari dorongan transformasi Danantara Indonesia.
Konsolidasi ekosistem keuangan dan aset nasional di bawah naungan Danantara memperkuat kapasitas BSI untuk memperluas jangkauan pembiayaan inklusif, menciptakan dampak berantai (multiplier effect) bagi sektor konstruksi lokal, serta mendorong percepatan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
"Dengan landasan spiritual serta komitmen profesionalisme, BSI terus bertransformasi sejalan dengan visi Danantara Indonesia untuk memastikan setiap rupiah pembiayaan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan ummat dan pertumbuhan ekonomi nasional," tutup Kemas.