Meikarta Sediakan KPR FLPP untuk Membantu Mengatasi Backlog Perumahan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 20:01:11 WIB
Meikarta Sediakan KPR FLPP (FOTO: NET)

JAKARTA - Pemerintah lewat program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) senantiasa memperkokoh akses pembiayaan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Tujuan memperluas akses warga terhadap kediaman yang pantas serta terjangkau ini pastinya memerlukan kerja sama bermacam pihak.

Dari pengembang dan perbankan sendiri mengambil peran menyediakan opsi hunian dan pembiayaan yang cocok dengan aturan program.

Seiring dengan langkah tersebut, Meikarta menawarkan opsi rumah yang bisa diakses lewat sistem KPR FLPP untuk warga yang memenuhi kriteria pemerintah.

Lewat kolaborasi bersama Nobu Bank sebagai penyalur pembiayaan, calon konsumen mampu memperoleh fasilitas kredit dengan bunga flat 6 persen dan jangka waktu sampai 30 tahun, ditambah uang muka mulai 1 persen bagi rumah yang sesuai syarat dan analisis finansial tiap-tiap konsumen.

Mengenai unit yang disediakan lewat sistem tersebut, angsuran dapat diawali dari kisaran Rp1,7 juta-an tiap bulan, dengan besaran cicilan yang konstan bergantung pada nominal unit, uang muka, masa tenor, serta keputusan persetujuan bank.

PT Mahkota Sentosa Utama sebagai pengembang Meikarta memaparkan, kebijakan pemerintah tentang FLPP merupakan bagian dari langkah memperlebar akses publik pada hunian pertama seraya menyokong percepatan Program 3 Juta Rumah.

Di tahun 2026, pemerintah turut memperluas akses kredit dengan menyajikan opsi tenor yang lebih panjang serta menjaga suku bunga khusus sesuai tipe rumah.

"Penyediaan hunian terjangkau tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Pemerintah telah menyediakan instrumen pembiayaan melalui FLPP. Perbankan menyalurkan pembiayaan, sementara pengembang menyediakan hunian yang sesuai dengan ketentuan program. Kami ingin mengambil bagian dalam ekosistem tersebut agar semakin banyak masyarakat memiliki akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau,” kata Indra Azwar, Presiden Direktur PT Mahkota Sentosa Utama dari Sumbernya, Rabu, 26 Agustus 2026.

Salah satu tantangan dalam kepemilikan tempat tinggal yakni daya beli publik dalam menyelesaikan kewajiban pembiayaan untuk jangka panjang.

Oleh sebab itu, sistem FLPP didesain guna menyajikan pembiayaan dengan kualifikasi yang lebih ramah kantong untuk warga yang memenuhi batasan penerima.

Pada area Jabodetabek, plafon tertinggi pendapatan MBR saat ini berada pada angka Rp12 juta tiap bulan untuk warga yang belum berumah tangga dan Rp14 juta tiap bulan untuk yang telah berumah tangga, sesuai aturan yang berlaku.

Tags

Terkini