Penyebab Produk UMKM Sulit Diserap Pasar Domestik Penjelasan Lengkapnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:50:05 WIB
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman (FOTO: NET)

JAKARTA - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) membeberkan alasan di balik belum terserapnya hasil produksi UMKM secara maksimal oleh pasar.

Fenomena tersebut muncul lantaran kondisi pasar dalam negeri di Indonesia dinilai masih belum ideal atau kurang memberikan kenyamanan bagi para pembeli.

Padahal, menurut keterangannya, kemudahan permodalan untuk sektor UMKM terus merambat naik saban tahun, disertai bimbingan bagi UMKM guna menciptakan produk bernilai jual serta kesempatan peningkatan kapasitas manufaktur.

Kendati demikian, saluran tersebut dipandang belum sepenuhnya sanggup memacu pertumbuhan roda ekonomi di berbagai wilayah secara nyata.

Situasi ini lantas dijadikan bahan pembenahan bagi Kementerian UMKM.

"UMKM-nya sudah kami kasih modal, kami berikan pelatihan, kami buka peningkatan kapasitas produksi bagaimana caranya mereka bisa produksi barang sebagus-bagusnya, tetapi yang jadi masalah pada saat dia sudah produksi barang, dia mau jual ke pasar, barangnya nggak laku, barangnya nggak laku. Ada beberapa pertanyaan kenapa barangnya nggak laku? Ya macam-macam, tapi faktor yang paling besar adalah pasar domestik kami becek," ujar dari sumbernya dalam acara UMKM Finance Summit 2026, Selasa (11/8/2026).

"Pasar domestik kami dipenuhi dengan produk-produk barang impor yang mau nggak mau di-top-up pembiayaan seperti apapun, didorong akses pendidikan seperti apapun. Tapi pada saat pasarnya nggak bisa kami sterilisasi, mereka akan mati dengan sendirinya," sambungnya.

Dari sumbernya menuturkan bahwa kementerian yang dipimpinnya tidak menolak kehadiran komoditas dari luar negeri.

Namun, manakala komoditas luar negeri tersebut sanggup diproduksi oleh pelaku UMKM, ada baiknya masuknya barang impor itu ditinjau ulang supaya karya UMKM lokal mampu diserap pasar.

Lantaran hal tersebut, dari sumbernya menegaskan bahwa kendala yang dihadapi UMKM tak sekadar urusan permodalan.

Melainkan, ada indikator menyeluruh yang patut dicermati secara bersama-sama.

Ia menyampaikan apabila pelaku UMKM sekadar disokong pinjaman modal tanpa mampu memasarkan karyanya, kondisi itu pada akhirnya akan memicu persoalan baru.

"Kalau misalnya UMKM-nya dia nggak bisa jual barangnya, akhirnya ujug-ujug kredit macet juga. Ujug-ujug NPL naik. Akhirnya problem sosial. Artinya dalam kesempatan kali ini saya juga ingin coba mulai kami melihat dari beberapa perspektif yaitu tidak hanya sekedar dilihat dari aspek pembiayaan dan itu saling keterkaitan dengan seluruh aspek," ujarnya.

Tags

Terkini

Bisnis Jualan Risoles Mayones & Pastel Renyah Frozen

Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:14:24 WIB

Trik Pemasaran Digital UMKM Kuliner Paling Ampuh

Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:08:56 WIB

Rekomendasi Mesin Vacuum Sealer Terbaik Skala Rumahan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:06:01 WIB

Standar Higienis Produksi Makanan Beku Skala Rumahan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:03:02 WIB

Cara Menghitung Modal Usaha Kuliner Rumahan Yang Tepat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:01:01 WIB