RI Masih Mengandalkan Jalur Laut Untuk Energi Dan SDM Pelaut Disiapkan

Jumat, 07 Agustus 2026 | 14:30:34 WIB
Ilustrasi Armada kapal tanker Pertamina Patra Niaga Transko Antasena (FOTO: NET)

JAKARTA - Distribusi energi di Indonesia masih bergantung pada jalur laut.

Karena itu, kebutuhan pelaut yang kompeten dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga kelancaran penyaluran BBM, LPG, minyak mentah (crude oil), dan produk energi lainnya ke berbagai wilayah.

Hal tersebut disampaikan dalam peresmian 13 penerima Program Beasiswa Calon Pelaut 2026 yang diselenggarakan PT Pertamina Patra Niaga bersama Pertamina Foundation di Jakarta, Kamis (23/7).

Direktur Armada Logistik PT Pertamina Patra Niaga dari sumbernya mengatakan Indonesia sebagai negara kepulauan membutuhkan pelaut yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga integritas untuk mendukung distribusi energi nasional.

"Indonesia merupakan negara maritim terbesar di dunia dengan lebih dari 17 ribu pulau, garis pantai sepanjang lebih dari 100 ribu kilometer, serta wilayah laut mencapai sekitar 3,3 juta kilometer persegi. Kondisi tersebut menjadikan pelaut memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga konektivitas dan kelancaran distribusi energi nasional," ujar dari sumbernya.

Dari sumbernya mengatakan saat ini Pertamina Patra Niaga didukung sekitar 2.500 pelaut yang bertugas mendistribusikan energi ke berbagai wilayah Indonesia.

Menurutnya, regenerasi pelaut diperlukan untuk memenuhi kebutuhan operasional perusahaan ke depan.

Program Beasiswa Calon Pelaut 2026 bekerja sama dengan tujuh perguruan tinggi pelayaran di Indonesia.

Dari 403 pendaftar, sebanyak 100 peserta mengikuti seleksi administrasi dan tes tertulis, 40 peserta lolos ke tahap wawancara, hingga akhirnya terpilih 13 penerima beasiswa.

Setelah menyelesaikan pendidikan, para penerima beasiswa dipersiapkan untuk bergabung sebagai pelaut di PT Pertamina Patra Niaga.

"Ketiga belas penerima beasiswa yang hari ini diresmikan merupakan calon generasi penerus pelaut Pertamina Patra Niaga. Kami berharap mereka tumbuh menjadi pelaut yang profesional, berintegritas, serta memiliki semangat pengabdian untuk memastikan energi terus hadir bagi masyarakat di seluruh Indonesia," tambah dari sumbernya.

President Director Pertamina Foundation dari sumbernya mengatakan program tersebut ditujukan untuk menyiapkan generasi muda yang akan berkarier di sektor maritim.

"Ada 13 anak hebat yang memiliki DNA laut dan DNA Indonesia, dengan semangat untuk mengabdi dalam melayani kebutuhan energi bangsa. Terima kasih kepada seluruh perguruan tinggi mitra yang telah mendukung penyelenggaraan program ini. Semoga para penerima beasiswa dapat tumbuh menjadi pelaut yang profesional, berintegritas, dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta Indonesia," ujar dari sumbernya.

Program tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan sumber daya manusia di sektor maritim sekaligus memperluas akses pendidikan dan peluang kerja bagi generasi muda.

Tags

Terkini