JAKARTA - Bibir pecah-pecah kerap muncul ketika kulit kehilangan kelembapan.Kondisi ini dapat membuat bibir terasa kering, kasar, hingga perih saat tersentuh makanan tertentu.
Tak hanya dipengaruhi cuaca, kebiasaan sehari-hari juga bisa membuat bibir semakin mudah kehilangan kelembapannya.Maka dari itu, menjaga bibir tidak cukup hanya dengan mengandalkan lip balm.
Ada sejumlah kebiasaan sederhana yang dapat membantu mempertahankan kelembapan bibir dan mencegahnya pecah-pecah.
Salah satu langkah paling sederhana untuk mencegah bibir pecah-pecah adalah memastikan tubuh mendapat cukup cairan.
Ketika tubuh mengalami dehidrasi, kulit termasuk area bibir dapat lebih mudah terasa kering.
“Pastikan kamu mengonsumsi air dalam jumlah yang cukup untuk memberikan hidrasi yang dibutuhkan kulit agar dapat melindungi dirinya,” kata dokter kulit bersertifikat, Dylan Alston, seperti dikutip Byrdie, Sabtu (18/7/2026).
Artinya, kebiasaan minum air secara teratur penting dilakukan sepanjang hari.Jangan menunggu sampai merasa sangat haus untuk mulai mencukupi kebutuhan cairan.
Udara yang kering dapat membuat kelembapan kulit dan bibir lebih cepat menguap.
Kondisi ini biasanya terasa ketika seseorang berada di ruangan berpendingin atau lingkungan dengan udara yang sangat kering.
Menggunakan humidifier di kamar tidur pada malam hari dapat menjadi salah satu cara untuk menambah kelembapan udara.
Dengan begitu, kulit dan bibir diharapkan tidak terlalu cepat kehilangan kelembapan saat tubuh beristirahat.
Makanan tertentu ternyata dapat memengaruhi kondisi bibir, terutama jika kulit bibir sedang sensitif atau sudah mengalami kekeringan.
“Saya menyarankan untuk menghindari bahan iritan yang dapat merusak lapisan pelindung kulit bibir, seperti makanan asin, pedas, asam, dan makanan dengan banyak saus,” saran dokter kulit Elaine Kung.
Makanan tersebut tidak selalu langsung menyebabkan bibir pecah-pecah pada semua orang.
Namun, memperhatikan reaksi bibir setelah mengonsumsi makanan tertentu dapat membantu menemukan pemicu iritasi.
Paparan sinar matahari juga dapat membuat bibir mengalami masalah.
Selain menyebabkan kulit terbakar, sinar matahari dapat memicu bibir kering dan membuat kelembapan alaminya menguap.
“Di lingkungan yang hangat atau cerah, selalu cari produk bibir dengan SPF 15 atau lebih tinggi. Matahari sering menyebabkan luka bakar, bibir pecah-pecah, dan penguapan kelembapan penting,” ungkap Dr. Alston.
Karena itu, penggunaan produk bibir dengan perlindungan SPF dapat dipertimbangkan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
Menjilat bibir mungkin terasa seperti cara cepat untuk mengatasi bibir kering.
Namun, kebiasaan ini justru dapat membuat kondisi bibir semakin buruk.
“Menjilat bibir secara berlebihan akan menciptakan siklus hidrasi dan penguapan yang terus berulang. Kebiasaan ini pada akhirnya akan membuat kondisi bibir lebih buruk daripada sebelumnya,” ujar Dr. Alston.
Alih-alih menjilat bibir, perhatikan kebutuhan cairan tubuh dan gunakan produk perawatan bibir yang sesuai untuk membantu mempertahankan kelembapan.