Rupiah Melemah ke Rp18.066 per Dolar AS pada Pembukaan Pagi Ini

Kamis, 09 Juli 2026 | 13:48:03 WIB
Ilustrasi nilai tukar (sumber foto: NET)

JAKARTA – Nilai tukar rupiah mengalami penurunan pada awal perdagangan pagi ini, Kamis (9/7/2026). Mata uang garuda dibuka pada angka Rp18.066 per dolar Amerika Serikat (AS), atau merosot sebesar 0,29 persen dari penutupan hari sebelumnya yang berada di posisi Rp18.014 per dolar AS.

Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro mengungkapkan bahwa indeks dolar AS (DXY) bergerak stagnan di kisaran level 101 seiring langkah investor dalam mencermati eskalasi ketegangan di Timur Tengah. Negara AS sendiri telah meluncurkan serangan anyar ke Iran sekaligus membatalkan izin penjualan minyak mentah negara tersebut ke pasar global.

“Perkembangan ini terjadi setelah serangkaian serangan terhadap kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz dalam beberapa hari terakhir,” ujar Andry, Kamis, 9 Juli 2026 sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Di samping itu, Andry menyebutkan bahwa lonjakan harga minyak dunia kembali memicu kecemasan terhadap inflasi serta potensi pengetatan moneter. Kondisi ini membuat pelaku pasar menaikkan ekspektasi mereka terhadap kebijakan suku bunga The Fed.

“Dengan probabilitas tersirat untuk kenaikan suku bunga pada September meningkat menjadi sekitar 69 persen, dibandingkan 58 persen pada hari sebelumnya,” tambahnya sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Sementara itu, risalah rapat FOMC Juni 2026 memperlihatkan adanya perbedaan pandangan di antara pejabat The Fed terkait proyeksi suku bunga serta dinamika ekonomi ke depan.

“Para peserta umumnya menilai bahwa risiko kenaikan inflasi masih tinggi, dan beberapa di antaranya menyatakan bahwa, dengan mempertimbangkan perkembangan tersebut, terdapat alasan untuk menaikkan suku bunga,” imbuhnya sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Adapun pada Juni 2026, The Fed memilih untuk mempertahankan tingkat suku bunga acuan pada kisaran 3,50–3,75 persen yang sejalan dengan prediksi pasar. Atas situasi tersebut, Andry memproyeksikan pergerakan harian rupiah akan berada pada rentang Rp17.960 sampai Rp18.030 per dolar AS.

“Pandangan kami rupiah hari ini akan bergerak di sekitar Rp17.960 dan Rp18.030 per dolar AS,” pungkas Andry sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Terkini