JAKARTA – Nilai tukar Rupiah terhadap dollar AS pada hari Kamis (9/7/2026) pukul 10.30 WIB berada di posisi Rp 18.066 per dollar AS. Pada saat yang sama, Indeks Harga Saham Gangguan (IHSG) mengalami penurunan sebesar 0,18 persen ke level 5.862,62 karena tren penguatan dollar AS masih berlangsung.
Berikut adalah rincian nilai tukar rupiah terhadap dollar AS di Bank Mandiri, BCA, dan BNI pada Kamis (9/7/2026).
Pada bank BCA, kurs e-Rate tercatat Beli: Rp 18.075,00 dan Jual: 18.095,00 per dollar AS. Untuk TT Counter serta Bank notes, masing-masing memiliki nominal Beli: Rp 17.855,00 dan Jual: Rp 18.130,00 per dollar AS.
Sebagai informasi, kurs e-Rate dipakai dalam transaksi e-Banking, sedangkan ketentuan threshold transaksi valas wajib menyertakan dokumen underlying sesuai aturan Bank Indonesia (BI).
Selanjutnya di Bank Mandiri, kurs Special rate berada di angka Beli: Rp 18.040,00 dan Jual: Rp 18.070,00 per dollar AS. Sementara untuk TT Counter dan Bank notes berada pada angka Beli: Rp 17.850,00 dan Jual: Rp 18.150,00 per dollar AS.
Nominal tersebut menjadi kurs indikasi transaksi di atas 25.000 dollar AS (ekivalen), sehingga nasabah diimbau segera menghubungi cabang terdekat untuk mendapat kurs berlaku.
Adapun di Bank BNI, kurs Special rates ditetapkan Beli: Rp 18.070,00 dan Jual: Rp 18.110,00 per dollar AS. Untuk TT counter dan Bank notes nilainya sama, yaitu Beli: Rp 18.070,00 dan Jual: Rp 18.130,00 per dollar AS.
Kurs spesial BNI ini berlaku sebagai indikasi transaksi valas via wondr by BNI, dengan ketentuan pembelian di atas ekuivalen USD 50.000 sebulan wajib melampirkan dokumen underlying.
Sebagai penjelasan, special rate/e-Rate merupakan nilai tukar khusus hasil negosiasi langsung nasabah dan bank yang umumnya dipakai dalam transaksi valas skala besar.
Sementara itu, TT counter merupakan nilai tukar untuk transaksi langsung (setoran, transfer, penarikan) di teller bank, dan bank notes merupakan layanan transaksi valas tunai atau uang kertas.