JAKARTA – Laju penurunan Indeks Harga Saham Gabungan masih belum terbendung seiring berlanjutnya aksi lepas saham oleh para pemodal asing hingga perdagangan Kamis (9/7/2026) pukul 10:00 WIB. Pada penutupan hari Rabu (8/7/2026) kemarin, bursa domestik terkoreksi 113,12 poin atau setara 1,89% ke posisi 5.873.
Kemerosotan bursa ini didorong oleh masifnya aksi jual bersih investor asing yang nilainya mencapai Rp689 miliar di seluruh pasar. Khusus untuk pasar reguler, total nilai pelepasan saham oleh investor asing tercatat sebesar Rp674 miliar.
Tekanan jual di lantai bursa terpantau terus bergulir hingga perdagangan sesi pertama hari ini. Kondisi tersebut membuat indeks menyusut 0,27% hingga sempat menyentuh area 5.839.
“IHSG di bawah MA-5 di 5.873, maka kemungkinan melanjutkan pelemahan menuju support selanjutnya yaitu titik previous low 5.607 sampai dengan trendline jangka panjang di sekitar 5.500,” sebagaimana dilansir dari sumber berita.
Sependapat dengan analisis tersebut, CGS International Sekuritas Indonesia menyatakan bahwa berlanjutnya aksi jual oleh investor luar negeri diprediksi akan membawa pengaruh negatif bagi pasar. Transaksi pelepasan saham paling besar melanda PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) dengan nilai Rp425,6 miliar.
Akibat terpaan sentimen negatif tersebut, harga saham MAPI ikut melemah sebesar 1,63% menuju level Rp1.510 per lembar saham.
Di bawah ini adalah rincian 10 saham dengan nilai penjualan bersih paling masif oleh pemodal luar negeri pada perdagangan kemarin:
PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) Rp425,6 miliar
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp142,16 miliar
PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp62,39 miliar
PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp59,55 miliar
PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) Rp20,95 miliar
PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp20,28 miliar
PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) Rp17,75 miliar
PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) Rp17,46 miliar
PT Astra International Tbk (ASII) Rp15,41 miliar
PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp13,99 miliar
Berlawanan dengan tren jual tersebut, secara senyap investor asing membukukan pembelian bersih tertinggi pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) hingga Rp251,88 miliar. Kendati menjadi target beli, harga saham BBCA justru terpantau turun 1,98% ke posisi Rp6.175 per lembar.
Berikut merupakan rincian 10 saham yang paling banyak diakumulasi dan menjadi incaran utama investor asing pada perdagangan kemarin:
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp251,88 miliar
PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp64,94 miliar
PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp33,3 miliar
PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp15,46 miliar
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp11,92 miliar
PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) Rp9,75 miliar
PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) Rp9,17 miliar
PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR) Rp8,02 miliar
PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp7,89 miliar
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp6,85 miliar