Rupiah Melemah ke 18 Ribu per Dolar AS dan IHSG Sesi Pagi Memerah

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31:58 WIB
Ilustrasi nilai tukar rupiah. (sumber foto: NET)

JAKARTA – Nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar AS kembali dibuka melemah pada perdagangan hari Kamis pagi ini. Berdasarkan data pergerakan, posisi rupiah sempat berada pada level Rp18.080 per dolar AS yang menandakan penurunan sebesar 66 poin atau 0,37 persen.

Pelemahan mata uang ini melanjutkan tren negatif yang terjadi pada penutupan perdagangan sore hari sebelumnya. Pada hari Rabu tersebut, nilai rupiah ditutup terkoreksi 34 poin atau sebesar 0,19 persen di level Rp18.014 per dolar AS.

Kondisi lesu ini juga melanda sejumlah mata uang negara-negara di kawasan Asia Tenggara terhadap dolar AS. Tercatat nilai mata uang baht Thailand terdepresiasi sebesar 0,12 persen dan ringgit Malaysia turut melemah 0,02 persen, sementara dolar Singapura justru naik 0,02 persen.

Sentimen negatif tidak hanya memukul nilai tukar rupiah, melainkan juga menekan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan pada awal pembukaan. Indeks saham domestik tersebut tercatat dibuka pada posisi 5.865,768.

Grafik pergerakan indeks sempat merosot hingga menyentuh 20 poin sesaat setelah pasar saham resmi dibuka. Walau begitu, pergerakan nilai indeks perlahan mulai merangkak naik ke zona hijau.

Hingga saat ini tercatat ada 232 saham yang terkoreksi, 181 saham posisinya tidak berubah, dan 298 saham bergerak menguat. Aktivitas perdagangan saham tersebut bergerak pada rentang batas 5.839,669 sampai dengan 5.904,390.

Nilai transaksi yang dibukukan pada awal perdagangan pasar saham ini sudah menyentuh angka Rp2,047 triliun. Jumlah tersebut berasal dari perdagangan 4,610 miliar lembar saham yang terjadi lewat 574.062 kali frekuensi transaksi.

Pada sesi penutupan perdagangan hari Rabu sebelumnya, indeks saham gabungan ditutup jatuh 113,12 poin atau setara dengan minus 1,89 persen. Indeks parkir di level 5.873,37 dengan fluktuasi harian di kisaran 5.839,67 hingga 5.984,47.

Terkini