BCA Andalkan Dana Murah dan Kredit Jaga Margin Bunga Bersih

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:27:32 WIB
Ilustrasi gedung bca (sumber foto: NET)

JAKARTA – Margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sampai akhir tahun ini akan dipengaruhi oleh suku bunga acuan, situasi makroekonomi, potensi risiko, serta likuiditas perbankan.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn menjelaskan bahwa faktor-faktor tersebut bakal memengaruhi pergerakan suku bunga pada aspek kredit maupun pendanaan. "Faktor-faktor tersebut akan mempengaruhi pergerakan suku bunga, baik di sisi kredit maupun di sisi pendanaan," ujar Hera kepada Kontan, Senin (6/7/2026) sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Selaras dengan kondisi itu, BCA terus mempertahankan stabilitas biaya dana (cost of fund) lewat penguatan dana murah atau current account saving account (CASA). Per Maret 2026, CASA BCA menembus Rp1.089 triliun atau meningkat 11,2% secara tahunan (year on year/YoY) dan mendominasi sekitar 85,2% dari total dana pihak ketiga (DPK).

Di sisi lain, distribusi kredit BCA juga tetap melaju dengan total penyaluran mencapai Rp 994 triliun hingga Maret 2026. Penyaluran modal tersebut dialokasikan ke bermacam segmen serta sektor usaha dengan tetap memperhatikan kualitas debitur serta daya adaptasi terhadap dinamika ekonomi maupun regulasi.

Merujuk pada materi Paparan Kinerja BCA Kuartal I 2026, NIM bank swasta terbesar di Indonesia ini bertengger pada level 5,3%. Capaian angka tersebut terpantau naik jika dibandingkan dengan kuartal I 2025 yang tercatat sebesar 4,8%.

Hera mengungkapkan bahwa BCA tetap optimistis dalam memelihara komposisi pendanaan yang sehat serta kokoh melalui beragam produk dan layanan yang relevan bagi masyarakat. "Ditopang likuiditas yang memadai, BCA berkomitmen menyalurkan kredit yang berkualitas ke berbagai segmen dan sektor secara pruden, sekaligus mempertimbangkan prinsip-prinsip kehati-hatian dengan penerapan manajemen risiko disiplin," katanya sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Terkini