JAKARTA - Pengendara ojek online (ojol) saat ini mendapatkan kesempatan untuk memperoleh kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi tanpa dibebani uang muka atau DP. Meski demikian, terdapat sejumlah persyaratan tertentu yang wajib dipenuhi oleh para pengemudi.
Proses verifikasi yang ketat akan diberlakukan guna memastikan bahwa bantuan pembiayaan perumahan melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) ini benar-benar tepat sasaran dan diterima oleh pihak yang layak.
"BP Tapera akan melakukan verifikasi dan pengecekan data terhadap Mitra Driver Gojek yang mendaftar. Hasil verifikasi tersebut selanjutnya akan menjadi dasar dalam menentukan kelayakan calon penerima manfaat untuk mengikuti proses pembiayaan perumahan,"
Para pengemudi ojol bakal dinilai berdasarkan kriteria khusus untuk menentukan kelayakan mereka sebagai penerima bantuan. Berikut adalah indikator penilaian bagi calon penerima bantuan KPR subsidi:
Berusia 21-45 tahun Tingkat kinerja dalam penyelesaian trip Waktu aktif atau jam online dalam satu bulan Belum pernah memiliki rumah Masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)
Sebagai informasi, batas penghasilan kategori MBR untuk kawasan Jabodetabek ditetapkan sebesar Rp 12 juta bagi yang belum menikah dan Rp 14 juta untuk yang sudah menikah, sedangkan wilayah lainnya memiliki ketentuan batas yang berbeda.
Program KPR subsidi FLPP ini memberikan kemudahan bagi pengemudi ojol berupa cicilan rumah dengan bunga rendah yang flat sebesar 5 persen sepanjang masa angsuran. Selain itu, terdapat skema DP nol rupiah di mana uang muka sebesar 1 persen akan ditanggung oleh asosiasi pengembang perumahan subsidi.
Kerja sama mengenai Program Perumahan bagi Mitra Driver Gojek ini direncanakan berlangsung hingga tahun 2027 dengan harapan dapat memperluas jangkauan kepemilikan rumah bagi para pekerja informal tersebut. Selain kemudahan akses, peningkatan literasi keuangan juga dinilai sangat penting bagi keberhasilan program ini.
"Edukasi harus dilakukan secara berkelanjutan, baik kepada pengemudi maupun anggota keluarganya. Mereka perlu memahami pentingnya mengelola keuangan secara bijak, mengurangi pengeluaran yang tidak produktif, serta menjaga kualitas kredit agar tetap memenuhi persyaratan pembiayaan perumahan,"
Kuota KPR FLPP yang disediakan pada tahun ini mencapai 350.000 unit, dan minimal 15 persen dari total kuota tersebut dialokasikan secara khusus untuk dapat dimanfaatkan oleh para pengemudi ojol agar mereka bisa memiliki hunian sendiri tanpa uang muka.
"Kami tahun ini telah mengalokasikan KPR subsidi atau lebih dikenal KPR FLPP sebesar 350.000 KPR dan ini akan kami minta kepada bank BSN dan bank panyalur lainnya untuk mengalokasikan minimum 15 persen dari 350.000 tersebut untuk para pekerja informal termasuk driver Gojek. Insya Allah Bu dengan upaya kami bersama maka para driver Gojek dapat memiliki rumah,"