IHSG Berpotensi Menuju Level 6060 di Tengah Lonjakan Saham SpaceX

Senin, 15 Juni 2026 | 21:37:08 WIB
Ilustrasi indeks saham, Sumber: (NET).

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan lonjakan sebesar 2,07 persen hingga parkir di level 6.007,66 pada penutupan perdagangan Jumat, 12 Juni 2026. Laju impresif ini disokong oleh aksi beli bersih investor asing dengan nilai total mencapai Rp287,77 miliar, di mana saham-saham seperti BBCA, DSSA, TPIA, AMMN, dan BRMS menjadi buruan utama.

Langkah penguatan ini juga sejalan dengan bursa Wall Street Amerika Serikat yang melaju positif akhir pekan lalu. Sentimen utama dipicu oleh saham SpaceX yang melonjak tajam hingga 19 persen pada debut perdana perdagangannya di Nasdaq dengan harga US$ 150 per saham, melewati harga penawaran awal sebesar US$ 135 per saham. Dampaknya, Dow Jones naik 0,7 persen, S&P 500 terangkat 0,5 persen, dan Nasdaq bertambah 0,31 persen. Sektor teknologi turut bergairah seiring optimisme kecerdasan buatan pada unit usaha SpaceX, yakni xAI. Performa saham teknologi lain terpantau variatif; Advanced Micro Devices melesat 4,7 persen dan Alphabet naik 0,5 persen, sementara Nvidia menguat tipis. Di sisi lain, saham Meta Platforms, Amazon, Palantir Technologies, serta Broadcom terperosok ke zona merah.

Kondisi pasar dunia kian kondusif berkat mencuatnya ekspektasi perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran. Kabar kesepakatan naskah final tersebut disampaikan langsung oleh Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif. Melalui media pemerintah Iran, draf memorandum tersebut mengindikasikan kesediaan Washington mencabut sanksi minyak Iran, serta komitmen Teheran membuka kembali Selat Hormuz. Nota perdamaian ini diproyeksikan bakal ditandatangani di Swiss paling cepat pada Minggu, 14 Juni 2026.

Optimisme damai tersebut langsung mengerek bursa saham di Asia pada Jumat, 12 Juni 2026 lalu, sekaligus menekan harga komoditas minyak ke level terendah dalam dua bulan serta melemahkan dolar dan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat. Isyarat penandatanganan kesepakatan akhir pekan ini juga sempat dilontarkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Di regional Asia, indeks Nikkei Jepang terapresiasi 2,8 persen, Topix naik 1,3 persen, Kospi Korea Selatan melesat 4,6 persen, dan Kosdaq melonjak 3,2 persen. Penguatan juga melanda Hang Seng Hong Kong sebesar 1,9 persen, Taiex Taiwan 2,4 persen, ASX 200 Australia 1,98 persen, FTSE Straits Times 0,8 persen, dan FTSE Malay KLCI 0,24 persen.

Merespons dinamika eksternal tersebut, “IHSG hari ini berpotensi melanjutkan penguatan ke level 6060, hati-hati jika IHSG break 6000. Diperkirakan Support IHSG: 5960-5900 dan Resist IHSG: 6060-6150.”

Pergerakan pasar modal hari ini turut memunculkan rentetan saham pilihan yang bisa dicermati oleh para investor untuk strategi perdagangan harian:

ADMR Spec Buy dengan area beli di 1560-1575, cutloss di bawah 1540. Target dekat di 1595-1640.

BBTN Spec Buy dengan area beli di 1250-1260, cutloss di bawah 1235. Target dekat di 1275-1300.

BNBR Spec Buy dengan area beli di 108-110, cutloss di bawah 107. Target dekat di 112-115.

ARCI Spec Buy dengan area beli di 965-975, cutloss di bawah 955. Target dekat di 985-1015.

INDY Spec Buy dengan area beli di 2240-2260, cutloss di bawah 2200. Target dekat di 2290-2350.

DEWA Spec Buy dengan area beli di 326-330, cutloss di bawah 322. Target dekat di 334-342.

Terkini